Kamis, 19 Jul 2018 - 18:43:00 WIB - Viewer : 8848
Perbaikan Jembatan Ogan Selesai Desember
Ist
AMPERA.CO, Palembang - Akibat ditabrak kapal tongkang pengangkut batubara, Jembatan Ogan di wilayah Kecamatan Kertapati, Palembang tidak bisa dilalui hingga berbulan-bulan.
Tabrakan yang terjadi H-3 Lebaran Idul Fitri itu, masih menyisakan beban dan dan cukup merepotkan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) wilayah V. Pasalnya perbaikan jembatan tersebut, memakan anggaran yang cukup besar.
"Belum lagi, kami harus mencari landasan pilar jembatan yang rusak akibat tertabrak hingga ke Jerman," kata, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Metropolitan BBPJN Wilayah V, Suwarno saat dibincangi, Kamis (19/7).
Ia mengaku, pihaknya sudah melakukan pemesanan landasan jembatan di Jerman sekitar sepekan lalu dan ditargetkan akan selesai Desember.
"Dibutuhkan anggaran lebih dari Rp500 juta untuk memperbaiki jembatan Ogan yang tertabrak tongkang pada H-3 Idul Fitri lalu. Belum lagi penambalan lantai dan pilar akan memakan dana Rp566 juta, itu diluar landasan, Desember ditarget selesai," ujarnya.
Untuk harga satu landasan yang dipesan, harganya Rp50 juta, sedangkan perbaikan landasan jembatan Ogan dibutuhkan delapan landasan.
"Kalikan saja Rp50 juta dikali delapan, ditambah upah. Karena penggantian nanti berbeda dengan perbaikan seperti biasa, jembatan akan diangkat. Jadi, jangan dikira upahnya murah," katanya.
Setelah selesai diperbaiki, maka jembatan Ogan yang menjadi salah satu ikon Kota Palembang ini, tidak akan mengurangi kualitas jembatan.
"Kualitas jembatan akan tetap sama, bahkan memiliki kekuatan sedikit lebih. Ketahanan juga bisa sampai 50 tahun dan kekuatan beban jembatan bisa sampai 800 ton," ulasnya.
Balai menargetkan, sambung Suwarno, akhir Juli jembatan Ogan sudah bisa digunakan kembali. Hanya saja, hanya sementara hanya boleh dilewati oleh kendaraan dengan beban gandar 8 ton.
"Tahapan pekerjaan seperti growthing pada bagian pilar jembatan yang retak, penambalan lantai jembatan yang retak selesai akhir Juli ini. Untuk landasan selesai Desember mendatang," jelasnya.
Suwarno menambahkan, untuk perbaikan jembatan yang menggunakan anggaran perbaikan rutin akan dipinta dengan perusahaan pemilik tongkang yang menabrak.
"Jadi pemilik tongkang akan kami pinta mentransfer uang ke negara terkait klaim perbaikan jembatan yang ditabrak," pungkasnya.



