Selasa, 28 Apr 2015 - 14:26:15 WIB - Viewer : 7000
Pertumbuhan ekonomi di Sumsel masih di bawah angka nasional
AMPERA.CO, Palembang - Pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan terbilang masih positif hingga akhir triwulan pertama 2015 meski dihantam penurunan harga komoditas karet dan sawit serta mineral batu bara pada awal tahun. Namun pertumbuhan ekonomi Sumsel masuk dalam proyeksi nasional yakni di kisaran 5,8 persen karena masih ditopang oleh industri jasa dan pengolahan.
Kendati masih terbilang positif, karena potensi yang dimiliki provinsi Sumatera Selatan yang sangat besar, seperti sektor pariwisata, jasa perhotelan, hingga industri pengolahan, dan ekspor masih berjalan meski harga masih melemah, namun pertumbuhan ekonomi di Sumsel masih di bawah angka nasional, hal ini diungkapkan Kakanwil Perbendaharaan Provinsi Sumsel, Rina Robianti. Secara keseluruhan, kondisi tersebut mulai berangsur stabil seiring dengan membaiknya nilai tukar rupiah pada pekan ini yang sudah masuk di kisaran fundamental 12 ribu rupiah per satu dolar US.
Pemprov Sumsel menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2015 atau di atas target Bank Indonesia Wilayah VII Sumsel dan Babel di kisaran 5,2- 5,7 persen. Tahun lalu, pertumbuhan ekonomi sumsel hanya 4,68 persen, melambat dari pertumbuhan ekonomi sebelumnya sebesar 5,47 persen. Selain melambat, pertumbuhan ekonomi Sumsel juga berada di bawah pertumbuhan nasional sebesar 5,02 persen. (AM7)



