Senin, 20 Feb 2017 - 23:15:00 WIB - Viewer : 6356

Pilkada Palembang 2018, PDIP : Harus Jadi Nomor Satu

Rep : AT. Putra/ed:Feri

AMPERA.CO, Palembang - Sesuai dengan aturan Undang-undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang pemilihan Gubernur, Walikota/Bupati yang tertuang dalam Pasal 201 ayat IV, pelaksanaan pilkada serentak Tahun 2018 akan dilaksnakan pada Juni Tahun 2018.

Walaupun lebih dari satu tahun lagi, langkah strategis untuk memenangkan kontestasi Pilkada Palembang Tahun 2018 sudah mulai dilakukan. Baik secara pribadi maupun partai. Termasuk partai penguasa yang memiliki 9 kursi di DPRD Palembang yakni PDIP.

Ketua DPC PDIP Palembang, Zulfikri Kadir mengatakan, persiapan-persiapan tentu sudah dilakukan. Apalagi untuk mencalonkan seseorang perlu berbagai macam penilaian.

Diantaranya, kapasitas yang meliputi intelektualitas dan moral. Selanjutnya, popularitas dan elektabilitas serta mempunyai jaringan luas.

"Yang tak kalah penting adalah ongkos untuk menjadi calon. Kami tidak pungkiri itu, setiap calon harus siap. Kami tidak akan sembarangan dalam menentukan calon yang akan diusung dalam Pilkada Palembang. Yang pasti kami partai PDIP tidak kekurangan kader untuk dimajukan menjadi Walikota/Wakil Walikota,"katanya, Senin (20/2).

Menurutnya, saat ini seluruh kader partai tengah berusaha menaikkan elektabilitasnya sebelum masuk ketahapan selanjutnya.

"Yang paling ideal untuk dicalonkan adalah elektabilitasnya tinggi dan berasal dari kader partai,"ujarnya.

Ia memastikan, pihaknya akan mulai melakukan penjaringan pada Juni 2017 mendatang dengan cara, melakukan survei dari kader partai maupun sosok yang dianggap mampu untuk memimpin Palembang mendatang.

"Sekarang belum. Yang pasti survei internal partai akan kita lakukan, Insyaallah Juni 2017,"bebernya.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Palembang, Aidil Adhari mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan penjajakan. Ia menegaskan, sebagai partai pemenang,  PDIP tidak akan mengajukan wakil. Melainkan Walikota.

"Harus nomor satu. Kita partai pemenang, tentu semua kader harus siap. Jika itu sudah menjadi keputusan partai,"pungkasnya.

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :