Senin, 14 Okt 2024 - 14:13:00 WIB - Viewer : 4688
PkM BK UNSRI Gelar Pelatihan Bimbingan Karir Berbasis Four C`s Bagi Guru MGBK di Indralaya
IST
AMPERA.CO, Indralaya - Dalam rangka meningkatkan kompetensi Guru BK dalam merancang layanan bimbingan karir yang kreatif dan inovatif. Dosen dan mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya (FKIP UNSRI) telah sukses mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat (Pkm) pada hari Selasa, 3 September 2024 dengan tema “Optimalisasi Peran Guru BK dalam Meningkatkan Kesejahteraan Mental Siswa: Pelatihan Bimbingan Karir Berbasis Four C`s.” Acara tersebut dilaksanakan di SMA negeri 1 Indralaya dan dihadiri oleh 31 guru BK dari tingkat SMA, SMK, dan MA berbagai sekolah di Kabupaten Ogan Ilir.
Acara ini secara resmi dibuka oleh, Rani Mega Putri, M.Pd., Kons, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pelatihan ini dalam memperkuat peran guru BK dalam mendukung kesejahteraan mental siswa. Program ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan kepada guru MGBK di Kabupaten Ogan Ilir. “Dalam situasi pendidikan saat ini, kesejahteraan mental menjadi isu penting yang harus diperhatikan, dan peran guru BK menjadi sangat vital dalam membantu siswa mengatasi berbagai tekanan serta tantangan psikologis yang mereka hadapi di sekolah.” Jelasnya.
Acara pembukaan dihadiri oleh Waka Kurikulum SMA N 1 Indralaya
Vera Murtra, S.Pd., M.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Negeri 1 Indralaya yang hadir dalam pembukaan acara PkM ini menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan ini dan berharap ilmu yang didapat bisa langsung diterapkan di sekolah-sekolah. Menurutnya, sangat penting keterampilan guru BK dalam memahami bimbingan karir berbasis four C`s sebagai bagian dari upaya pendampingan siswa dalam menghadapi berbagai tantangan karir di era society 5.0 ini.

Penyampaian materi dan Tanya jawab
Kegiatan Pkm ini diketuai oleh Silvia AR, M.Pd beserta anggota dosen lainnya Nur Wisma, M.Pd, Dr. Alrefi, M.Pd dan Riski Nofrison, M.Pd serta 9 orang mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan Pkm ini , yaitu Abelia Agustin, Rouudhatul Hafizah, Sonya Antika, Marsha Jihan Alisha, Aisyah, Raul dan Ramadhan.
Kegiatan Pkm ini menghadirkan pemateri Dr. Yosef, M.A yaittu dosen Prodi Bimbingan dan Konseling FKIP Unsri. Beliau menyampaikan materi dengan tema “Strategi Peningkatan Kesejahteraan Mental dan Kompetensi Sosial Emosional Siswa”. Dalam paparannya, Yosef menyampaikan berbagai strategi yang dapat diterapkan guru BK dalam membimbing siswa menghadapi tekanan akademik dan sosial.
Penyampaian materi oleh Dr. Yosef, M.A
Pelatihan ini wujud inovasi yang relevan dilakukan oleh tim Pkm adalah layanan bimbingan dan konseling yang berorientasi mengembangkan keterampilan abad 21st yaitu Four C`s atau Critical thingking skills atau kemampuan berpikir kritis, creating thinking skills atau kemampuan berpikir kreatif, collaborative skills atau kemampuan bekerjasama dan communication skills atau kemampuan berkomunikasi. Dengan model project based learning dengan pola “in-on-in” yaitu tiga kali kegiatan yang meliputi: 1) satu kali kegiatan off-line sinkronus atau kegiatan tatap muka langsung yaitu memberikan materi kepada peserta, 2) satu kali kegiatan online asinkronus atau kegiatan pedampingan pembuatan dan review RPLBK secara online melalui media Whattsapp, dan 3) satu kali kegiatan penugasan yaitu peserta melakukan revisi dari hasil review dari penyaji. Tahap awal dari rangkaian kegiatan yang akan berlanjut hingga Oktober 2024 secara daring. Para guru BK akan mendapatkan pendampingan dan tugas membuat RPLBK Berbasis Four C`s, dengan bimbingan dari tim dosen dan 9 orang mahasiswa Program Studi BK. Dengan adanya pendampingan lanjutan ini, diharapkan guru BK mampu meningkatkan kompetensinya dalam memberikan layanan bimbingan karir yang inovatif dan kreatif, sekaligus memberikan dampak positif dalam upaya peningkatan kesehatan mental siswa.
Foto Bersama Tim PkM Prodi BK FKIP Unsri dan Guru MGBK di Kabupaten Ogan Ilir
Para guru MGBK di Kabupaten Ogan Ilir sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka berharap program serupa dapat dilaksanakan secara berkala untuk terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan layanan bimbingan yang berkualitas di sekolah masing-masing.





