Senin, 24 Nov 2025 - 16:09:00 WIB - Viewer : 1884

Prodi Pendidikan Matematika Universitas Sriwijaya Berikan Pendampingan Pengembangan Soal Non-Rutin

// Berbasis Pemecahan Masalah Menggunakan ChatGPT bagi MGMP Matematika Palembang

Redaksi AMPERA.CO

IST
Foto Tim PkM Prodi Pendidikan Matematika Universitas Sriwijaya dan Peserta PkM

AMPERA.CO, Palembang – Serangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk "Pendampingan Pengembangan Soal Non-Rutin Berbasis Pemecahan Masalah Menggunakan ChatGPT sebagai Asisten Digital bagi Guru-guru Matematika SMP Kota Palembang" telah sukses diselenggarakan Tim PkM Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sriwijaya bekerjasama dengan MGMP Matematika SMP Kota Palembang. Kegiatan PkM ini diketuai oleh Cecil Hiltrimartin, M.Si., Ph.D. dengan anggota tim yang terdiri atas Prof Dr. Yusuf Hartono, M.Sc., Elika Kurniadi, S.Pd., M.Sc., Dea Alvionita Azka, S.Pd., M.Sc., Elsa Susanti, M.Pd., dan Ichlas Adiguna, S.Pd., M.Si.

Pelaksanaan PkM didukung oleh pendanaan dari Dipa Universitas Sriwijaya 2025 melalui Skema Pengabdian Berbasis Masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengembangkan soal non-rutin berbasis pemecahan masalah, dalam memanfaatkan ChatGPT sebagai asisten digital bagi guru, dan dalam mengimplementasikan pembelajaran yang mengintegrasikan soal-soal non-rutin berbasis pemecahan masalah.

Kegiatan PkM berlangsung pada September hingga November yang terdiri dari kegiatan persiapan, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Pada tahap pertama tim PkM memberikan sosialisasi terkait kegiatan PkM kepada guru-guru MGPM Matematika Kota Palembang.

 Foto Tim dan Peserta PkM pada Sosialisasi PkM

Kegiatan PkM berikutnya adalah pelatihan dan penerapan teknologi. Pelatihan dimulai dengan kegiatan pembukaan. Setelahnya pemaparan materi terkait soal rutin dan non-rutin. Pada kegiatan ini tim PkM membedah apa beda soal rutin dan non-rutin, bagaimana karakteristik soal rutin, manfaat utama soal rutin dan non-rutin, strategi kunci untuk soal non-rutin, peran guru, serta dampak pada pengembangan kognitif. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan terkait penggunaan ChatGPT dalam mengembangkan soal non-rutin. Pada sesi ini guru-guru dilatih untuk praktik  menggunakan ChatGPT dalam mengembangkan soal non-rutin. Soal-soal non-rutin yang dikembangkan dihimpun menjadi bank soal non-rutin

   Dokumentasi Tahapan Pelatihan dan Penerapan Teknologi 

Setelah kegiatan pelatihan dan penerapan teknologi, peserta PkM diberikan pendampingan pengembangan soal-soal non rutin, memvalidasi soal yang telah dibuat, serta dalam penerapan pembelajaran yang mengintegrasikan soal non-rutin berbasis pemecahan masalah. Pada sesi pendampingan ini, tim PkM mendatangi sekolah-sekolah tempat peserta PkM mengajar.

 Dokumentasi Tahapan Pendampingan dalam Penerapan Pembelajaran yang Mengintegrasikan Soal Non-Rutin Berbasis Pemecahan Masalah

Tidak hanya memberikan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan soal non-rutin, PkM ini juga mendorong guru-guru untuk memanfaatkan teknologi secara tepat dalam pembelajaran, serta membuka kolaborasi antar guru-guru matematika di Kota Palembang dalam mengupayakan peningkatan kualitas pembelajaran. Melalui PkM ini diharapkan guru-guru terus terbiasa mengimplementasikan soal non-rutin dalam pembelajaran dan menggunakan teknologi dalam pembelajaran sehingga dapat memberi dampak positif dalam peningkatan kualitas pembelajaran matematika.