Selasa, 07 Okt 2025 - 10:50:00 WIB - Viewer : 1532

Program Dosen ke Sekolah: Sinergi FKIP Unsri dan Sekolah Mitra mewujudkan Pendidikan Berkualitas

Oleh : Susy Amizera SB, S.Pd., M.Si

Program Dosen ke Sekolah (PDS) merupakan wujud nyata pengabdian dosen kepada masyarakat yang menghadirkan kolaborasi langsung antara perguruan tinggi dan sekolah. Program ini tidak hanya mempertemukan dosen dengan guru dan siswa, tetapi juga menciptakan ruang sinergi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam hal ini, Dosen FKIP Universitas Sriwijaya melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) FKIP Unsri berkolaborasi dengan Srijaya Negara Lab School Unsri mengadakan kegiatan pendampingan bagi guru di SMA Srijaya Negara Palembang. Kegiatan PDS ini tentunya juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang Quality Education yang menekankan pentingnya pendidikan bermutu, inklusif, dan berkelanjutan, serta tujuan ke-17 tentang Partnership for the Goals yang menegaskan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mencapai mutu pendidikan.

Pada Kegiatan PDS ini, Dosen Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Unsri, Susy Amizera SB, S.Pd., M.Si melaksanakan kegiatan pendampingan kepada guru SMA Srijaya Negara, Tri Hikmah Abdi Ningrum , S.Pd., M.Pd. Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan mulai bulan Februari sampai dengan Mei 2025. Kegiatan pendampingan ini difokuskan pada materi Ekosistem di Kelas X. Dalam kegiatan PDS memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kompetensi guru. Melalui pendampingan, guru memperoleh pengalaman baru dalam menyusun perangkat ajar yang sesuai dengan standar serta memanfaatkan media digital yaitu e-LKPD. Hal ini membantu guru menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21 yang menuntut kreativitas dan inovasi. Selain itu, Inovasi pembelajaran yang diperkenalkan dosen,yaitu e-LKPD berbasis Discovery Learning, mendorong siswa lebih aktif, kritis, dan mandiri. Mereka tidak hanya menerima pengetahuan secara pasif, tetapi juga terlibat dalam proses penemuan konsep. Hasilnya tidak hanya berdampak pada aspek kognitif tetapi juga sikap ilmiah seperti rasa ingin tahu, kerja sama, dan tanggung jawab juga semakin meningkat.

Berkaitan dengan hal tersebut, kegiatan PDS juga memperkuat peran sekolah mitra. Dalam konteks SMA Srijaya Negara yang merupakan Lab School sekaligus mitra FKIP Universitas Sriwijaya, PDS menjadi wahana pengembangan model pembelajaran yang dapat direplikasi ke sekolah. Sekolah tidak sekadar menjadi objek, melainkan bagian dari kolaborasi pendidikan yang berorientasi pada pembaruan. Selanjutnya  PDS merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada dharma pengabdian. Dosen tidak hanya mengajar di kampus atau meneliti di laboratorium, tetapi juga hadir di sekolah, mendampingi guru, dan berinteraksi langsung dengan siswa. Hal ini menunjukkan bahwa Tri Dharma benar-benar memfasilitasi kebutuhan pendidikan.

Melalui kegiatan PDS terciptaklah pilar sinergi antara perguruan tinggi, dalam hal ini FKIP Unsri dan sekolah mitra, yaitu SMA Srijaya Negara Palembang . Keberlanjutannya penting untuk menjamin lahirnya pembelajaran yang kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan. Dengan PDS, mutu pendidikan akan terus meningkat sesuai tuntunan zaman.

*) : Penulis adalah Dosen Pendidikan Biologi FKIP Unsri