Sabtu, 09 Des 2017 - 18:43:00 WIB - Viewer : 356

PT Pos Indonesia Siap Bantu UMKM Lewat Jalur Online

rep : AT.Putra/Ed:Feri

AMPERA.CO
Kepala Kantor Pos Palembang, Eko Sumaryanto (kanan) terima plakat dari Tikopedia

AMPERA.CO, Palembang - Guna menghidupkan dan menggerakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam memasarkan, produk-produk nya secara luas. PT Pos Indonesia gandeng Tokopedia.

Kepala Kantor Pos Palembang, Eko Sumaryanto mengatakan, saat ini di Ibu Kota Sumatera Selatan (Sumsel) ini sudah ada komoditas pelaku UMKM.

Pihaknya siap membantu pelaku UMKM dalam memasarkan produknya untuk skala Nasional bahkan Internasional dengan cara menggunakan teknologi berbasis online.

"Menghadapi era digital berbasis teknolagi ini, pemasaran secara online dapat memudahkan,"katanya, usai acara Nongkrong Bareng (Nobar) Top Commudity bersama PT Pos Indonesia, di Hotel Emilia, Sabtu (9/12).

Selain itu, ia berharap, masyarakat lebih mengenal bahwa PT Pos Indonesia sebagai kurir logistik dan e-comers nasional di Indonesia.

"Sebagain UMKM sudah mengenal sistem online, tapi belum optimal. Kita adakan kegiatan-kegiatan seperti ini adalah salah satu upaya untuk menghidupkan sektor UMKM agar lebih dikenal masyarakat luas,"katanya seraya mengatakan, pihaknya juga siap memberikan trik dan teknik pemasaran yang baik yang dikenal dengan search engine optimalization (SEO) atau sistem pencarian cepat dan tepat.

Community development Tokopedia, Fauzia Nur Noviyanti mengatakan, Tokopedia punya komunitas penjual se Indonesia. Salah satunya di palembang.

Menurutnya, internet atau belanja online lebih efektif dan lebih disukai di zaman sekarang.

"Tokopedia adalah mediator antara pembeli dan penjual. Bagi pengguna Tokopedia tentu sudah paham, karena kelebihannya adalah, ketika ada transaksi. Uang pembeli masuk ke tokopedia dulu, setelah barang sampai ke pembeli, baru uang pembeli dikirim ke penjual,"katanya.

Sementara itu salah seorang pelaku UMKM, Tika mengatakan, adanya sistem jual beli melalui online, sangat membantu. Bahkan, penjualan melalui online bisa sama dengan penjualan secara langsung atau pelanggan datang ketempat usahanya.

"Saya usahanya pek-mpek, dari pertama buka sudah menggunakan sistem online, sangat terbantu, karena lebih memudahkan pembeli,"kata wanita yang tinggal di kawasan Way Hitam Palembang ini.

Hal serupa diungkapkan, Eta, penjual pancake lovers ini mengaku, sudah satu tahun berjualan pancake, tumpeng, kue ultah dan lainnya.

Diakuinya, selain mudah dan praktis. Penjualan melalui online juga gratis dan jaringannya sangat luas.

"Saya pernah kirim makanan seperti kue basah, lapis legit dan lapis kojo sampai ke Malaysia,"pungkasnya.

    TAGS   :

Komentar Berita