Rabu, 22 Mar 2017 - 11:47:00 WIB - Viewer : 5284
Rapat Paripurna Istimewa DPRD Muba Menuai Interupsi
AMPERA.CO
AMPERA.CO, Sekayu – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) menggelar rapat paripurna Istimewa sebagai Kelanjutan paripurna usulan alat perlengkapan dewan dan tindak lanjut dari rapat pleno oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Musi Banyuasin (Muba) tentang penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih beberapa hari lalu, di ruang paripurna DPRD Muba,Selasa (21/3).
Dalam rapat tersebut, setelah dibacakan Tata Tertib (Tatib) sesuai tugas dan wewenang DPRD salah satunya adalah mengusulkan, pengangkatan bupati dan wakil bupati kepada menteri melalui gebernur, namun sebelum penutupan paripurna anggota dewan menuai interupsi berbagai anggota dewan mengenai alat perlengkapan dewan yang terdiri Ketua Komisi, Badan Perda, dan Badan Kehormatan.
Menurut pendapat anggota DPRD Muba F-PKS Iwan Aldes S.Sos M.Si, ia memberi usul dan pemikiran sesuai undangan dan jadwal yang ditentukan oleh pimpinan dan diumumkan paripurna semalam untuk diperintahkan pemiihan alat perlengkapan, karena kita dari 11 partai politik (Parpol) pengusung pemerintah, berarti kita semua satu keluarga besar untuk mendukung program pemerintah Kabupaten Muba. Mengingat jadwal begitu padat, pada pukul 13.00 WIB nanti kita akan paripurna dan dilanjutkan kembali penetepan dan pengesahan alat perlengkapan pada pukul 16.00 WIB.
“Setelah paripurna ini ditutup oleh pimpinan, harapan kami supaya mengadakan pemilihan atau penunjukan alat perlengkapan dewan secara musyawarah dan mufakat di ruang paripurna sesuai dengan susunan kursi dewan ini, supaya dapat disaksikan oleh semua undangan, itu berarti keakraban kita, dibandingkan kita menunda, terus kita makan, kemudian waktu kita habis pimpinan. Jadi kami mengusulkan dan kami lempar kepada teman jika sepakat dan dukungannya, jika tidak mungkin kita musyawarah lagi”. Harapnya
Sambung F-PAN Tapriansyah S.Pd.I, ia mengatakan, perlu kita ketahui pahami secara bersama, kita mendukung Dodi – Beni sebagaimana yang disampaikan saudara Iwan Aldes dan dalam hal ini kami sepakat perlu pemilihan alat perlengkapan secara langsung dan terbuka di ruang paripurna.
“Yang telah dikoordinator unsur pimpinan dewan agar memberi pendidikan politik yang elok, bahwasanya tidak ada satu orang yang berkuasa karena kita adalah kolektif dan kolegial, perbedaanya cuman pimpinan dan anggota”. Pintanya
Sementara itu, F-PDIP Ismawati SE menjelaskan, pada prinsip tidak ada salah kalau sekedar usulan, tapi dalam rapat paripurna perlu ada mekanismenya dulu, sesuai tahapan dan yang telah dijadwalkan, jadi tolong dihargai itu, untuk apa kita buat fraksi dan banmus. Masalah terbuka itu nanti, supaya tidak simpang siur.
Dengan banyaknya instruksi, demi mempersingkat waktu, pimpinan paripurna DPRD Muba Abusasari SH memutuskan, kelanjutan pemilihan alat perlengkapan Badan Kehormatan di paripurnakan pada pukul 13.00 WIB,
sementara pemilihan alat perlengkapan Ketua Komisi dan Badan Perda secara tertutup. Nanti pada pukul 16.00 WIB paripurna lagi tentang pengesahan alat perlengkapan.



