Sabtu, 30 Mei 2015 - 09:39:38 WIB - Viewer : 5800

RoadShow BKPM Berhasil Tarik Minat Investor Jepang

Teddy F

istimewa
Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia

AMPERA.CO, Jakarta -  Roadshow Badan Koodinasi Penanaman Modal (BKPM) ke Jepang yang merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke Jepang di Bulan Maret 2015 lalu membuahkan hasil dengan berhasil menjaring minat baru investor Jepang agar menanamkan modalnya di Indonesia.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berhasil mengantongi komitmen investasi sebesar US$ 640 Juta selama dua hari roadshow pemasaran investasi di Osaka, 25-26 Mei.

Komitmen tersebut berasal dari industri baja senilai US$ 200 juta, industri kimia senilai US$ 300 Juta, kawasan industri dan properti US$ 100 juta, dan industri perkapalan US$ 40 juta.

“Komitmen tersebut bukan hanya tahap rencana namun sebagian sudah memasuki tahap realisasi,” kata Franky Sibarani, kepala BKPM.

BKPM juga memastikan adanya komitmen investasi senilai US$ 1,7 miliar dalam roadshow pemasaran investasi di Tokyo dengan bertemu empat investor Jepang pada 27 Mei.

Franky Sibarani menuturkan komitmen tersebut masing- masing adalah investasi sektor industri tekstil sebesar US$ 100 juta, sektor otomotif  sebesar US$ 600 juta dengan proyeksi penyerapan tenaga kerja mencapai 3.000 orang, sektor baja sebesar US$ 300 juta dengan proyeksi penyerapan tenaga kerja sekitar 280 orang, dan sektor infrastruktur sebesar US$ 700 juta.

Dalam pertemuan di Tokyo ada beberapa komitmen investasi yang sudah menuju tahap konstruksi, yakni  komitmen di sektor otomotif dan baja. Sementara untuk komitmen investasi di infrastruktur gas masih dalam tahap studi kelayakan dan begitu diketahui hasilnya akan segera ditindaklanjuti dengan pengajuan izin investasi ke BKPM.

"Mereka meminta BKPM memfasilitasi perizinan yang dibutuhkan dan kami tentu saja siap melayani melalui PTSP Pusat termasuk permintaan insentif tax allowance. Kami meminta agar mereka segera mengajukan aplikasi melalui PTSP Pusat," ujar Franky.

Franky juga mengemukakan adanya komitmen investasi yang sudah memproyeksikan produknya untuk pasar ekspor. Seperti komitmen investasi sektor tekstil, dimana produk pakaian bayi yang dihasilkan diekspor ke Timur Tengah, India dan Amerika Selatan. “Ini cukup menggembirakan karena dapat mendorong pergerakan ekonomi,” jelas Franky.

BKPM direncanakan akan melanjutkan roadshow pemasaran investasi dengan melakukan pertemuan dengan investor Jepang di Nagoya pada 29 Mei dan diakhiri dengan pertemuan one-on-one meeting BKPM dan investor Jepang di Tokyo.

Feri Yuliansyah