Kamis, 12 Okt 2017 - 14:10:00 WIB - Viewer : 84

Senin Mendatang Izin Hotel Ibis Dicabut

rep : AT.Putra/Ed:Feri

AMPERA.CO
Komisi I DPRD Palembang rapat bersama Opd Pemkot Palembang

AMPERA.CO, Palembang - Persoalan Hotel Ibis milik PT Thamrin Group kembali di soal, kali ini datang dari Komisi I DPRD Palembang, yang menyoroti terkait penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Palembang, dan lemahnya penindakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

Anggota Komisi I, DPRD Palembang, Adi Apriliansyah mengatakan, perlu dicatat, persoalan ini tidak ada kaitannya dengan politik, kasus Hotel Ibis ini real masalah kinerja Pemkot Palembang.

"Tegakkan Perda Kota Palembang, jangan hanya giliran PKL kita berani, sedangkan persoalan ini sudah jelas pelanggaran yang dilakukan, tidak ada tindakan. Kalau rakyat kecil ada persolan tidak sampai sebulan langsung dibongkar. Sekarang giliran orang besar, tidak ada tindakan tegas sampai berbulan-bulan," katanya, saat melakukan rapat bersama, Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Palembang, Dinas PU PR, Dishub, Satpol PP dan dinas terkait lainnya, Kamis (12/10).

Ketua Komisi I, DPRD Palembang, Endang Larasati Lelasari mengatakan, kalau mau tersinggung persoalan Hotel Ibis milik Thamrin Group ini, dewan yang paling tersinggung. Mengapa, karena rekomendasi yang dikeluarkan lembaga ini tidak diindahkan sama sekali.

"Sampai sekarang mereka tetap saja bekerja, meskipun, sudah ada kesepakatan untuk tidak bekerja dan wajib mengurus revisi IMB, ini karena Pemkot tidak tegas,"katanya.

Politisi Golkar ini, mempertanyakan ketegasan Pemkot Palembang, karena sampai hari ini, seolah-olah ada kelonggaran terhadap pengusaha yang satu ini.

Menurutnya, legislatif dan eksekutif dibuat tidak ada wibawa oleh Thamrin Group ini. Ia menegaskan, Senin (16/10), sudah ada keputusan terkait Hotel Ibis, apakah Hotel Ibis menyanggupi atau tidak bertanggungjawab atas persoalan ini dengan membuat surat pernyataan yang diketahui Notaris.

"Senin sudah ada tindakan. Jangan sampai Pemkot Palembang di black list oleh masyarakat. Utamanya masyarakat sekitar yang terkena dampak secara langsung,"katanya.

Sementara itu, Plt Kepala DPM-PTSP Palembang, Ratu Dewa mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat kepada dinas terkait, untuk menjelaskan secara real persoalan ini, ditunggu sampai Senin (16/10), kalau memang sudah ada SP sampai tiga kali, pihaknya siap mencabut izin Hotel Ibis.

"Kalau dinas terkait sudah melayangkan SP sampai 3 kali, tolong sampaikan pada kami. Kami siap mencabut atau membekukan izinnya,"tegasnya.

Sementara itu, Kabid Keselamatan, Dishub Palembang, Zulkifli mengatakan, jika pihak Hotel Ibis tidak mau membuat surat pernyataan sampai Senin (16/10) mendatang, pihaknya tidak akan mengeluarkan rekomendasi itu sampai kapanpun.

"Surat pernyataan kami tunggu sampai Senin. Kalau tidak, tidak akan keluar rekomendasi Amdal Lalin, perlu diketahui juga, sampai saat ini tempat parkir yang disediakan baru untuk 56 unit mobil, sementara yang kami minta 86, jadi kurang 30, ini wajib dipenuhi,"pungkasnya

Komentar Berita