Senin, 08 Okt 2018 - 22:47:00 WIB - Viewer : 274

Sistem E-Planning, Harnojoyo : Kita Sudah Gunakan Sejak 2016

rep : AT.Putra/Ed:Feri

Mendagri Tjahjo Kumolo memberikan sambutan dalam acara, rapat koordinasi penerapan E-Planning di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (8/10).

AMPERA.CO, Palembang - Guna memaksimalkan kinerja penyusunan anggaran, pelaporan keuangan melalui E-Planning, Walikota Palembang Harnojoyo hadiri rapat koordinasi penerapan E-Planning di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (8/10).

Sekjen Kemendagri, Hadi Prabowo mengatakan, rapat koordinasi ini bertujuan untuk mewujudkan koordinasi dan pemahaman yang sama terhadap perencanaan pembangunan baik pusat, maupun daerah, khususnya terkait dokumen perencanaan dan penganggaran.

"Kita ingin adanya sinkronisasi antara pusat dan daerah dalam penyusunan anggaran, sehingga semuanya terintegrasi melalui sistem dari kemendagri, yaitu SIPD," katanya dihadapan Kepala Daerah se Indonesia, Senin (8/10).

Ia berharap, semua daerah bisa segera menerapkan sistem e-Planning, khususnya bagi daerah, yang kepala daerah nya baru dilantik. Menurutnya, daerah mempunyai waktu 6 bulan setelah dilantik untuk menyusun RPJMD.

"Dalam penyusunan RPJMD ini semuanya harus menggunakan sistem E-planning, kami berharap semua daerah sudah menerapkannya," imbuhnya.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sudah menerapkan sistem E-planning sesuai apa yang diarahkan oleh Kemendagri.

"Sistem E-planning ini sudah kita jalankan sejak 2016 yang lalu, jadi tidak ada masalah, bahkan sistem E-planning kita salah satu yang terbaik," katanya didampingi kepala Bappeda dan Litbang Palembang Harrey Hadi dan Kepala Inspektorat Palembang Gusmah Yuzar dan pejabat Pemkot Palembang lainnya.

Kepala Bappeda Kota Palembang Harrey Hadi menambahkan, dengan terintegrasinya laporan e-planning Pemkot Palembang dengan pemerintah pusat akan mempermudah sistem pelaporan.

"Tentu akan mempermudah pelaporan kita, baik e-database, termasuk SIPD akan lebih mudah dengan sudah terintegrasi, tidak perlu lagi kita laporan yang terlalu banyak, bisa terkoneksi langsung antara kebijakan daerah dan pusat, dan lebih menghemat waktu," pungkasnya.

    TAGS   :

Komentar Berita