Selasa, 26 Mei 2015 - 14:24:13 WIB - Viewer : 6692

Sumsel Juga Punya Kopi Luwak Khas Pagaralam

Niecko,

Foto: Niecko
Seekor Lewak sedang memakan buah pepaya. Luwak merupakan salah satu hewan yang membantu produksi kopi terbaik dunia

AMPERA.CO, Pagaralam – Kopi luwak khas Indonesia memang sudah terkenal hingga ke mancanegara. Produksi kopi luwak ternyata tidak hanya berasal dari pulau Jawa saja, di Sumatera Selatam (Sumsel) sendiri ada petani kopi yang menggeluti bisnis kopi luwak. Di Talang Genting Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagaralam Utara, Sumsel, Kopi Luwak Ozan pun menjadi salah satu produsen kopi bubuk luwak khas Pagaralam, Sumsel.

Menurut Mardoyo (38), pengusaha Kopi Bubuk Luwak merk Ozan, sudah beberapa tahun ini ia dan keluarganya mengelola produksi kopi Luwak.

"Sudah lama saya mengelola usaha ini dan memang permintaannya setiap tahun meningkat. Namun, kalau untuk memenuhi stok pengelola kafe diluar kota, memang kita agak kewalahan," katanya kepada AMPERA.CO, di Pagaralam, Senin (25/5/2015).

Dengan hanya mengandalkan lahan kebun kopi seluas 6 Hektar, Mardoyo hanya mampu panen biji kopi mentah sebanyak 150 Kilogram (Kg). Dimana, 100 Kg biji kopi luwak dijual ke pengepul dan 50 Kg biji kopi dijual ke pengelola kafe dan diproduksi sendiri. Sedangkan produksi biji kopi luwak bisa meningkat drastis hanya saat panen di bulan Juni-Juli. Di bulan tersebut, mereka bisa panen biji kopi luwak hingga 5-7 ton. 

Tidak hanya menjual kopi luwak, Mardoyo juga mengembangkan usahanya dengan menjual kopi bubuk kelalawar. Memang ia tidak memelihara langsung kelalawar, namun biji kopi hasil konsumsi kelalawar biasanya dibelinya langsung dari petani kopi lainnya.

Khasiat dari kopi bubuk kelalawar sendiri dipercaya untuk meredakan penyakit asma. Untuk harganya sendiri dipatok sebesar Rp 200 Ribu per Kg untuk kopi bubuk kelalawar, sedangkan untuk kopi bubuk luwak dihargai sebesar Rp 350 ribu per Kg.

ed ; Berlian Pratama

BERITA TERKAIT :

http://ban.iste.co.id

Komentar Berita