Sabtu, 25 Nov 2017 - 13:55:00 WIB - Viewer : 1386

Tak Dapat Perahu, Novirzah Djazuli Tempuh Jalur Independen pada Pilkada Pagaralam

Redaksi Ampera.Co

AMPERA.CO, Pagaralam - Wakil Walikota Pagaralam, Novirzah Djazuli akhirnya memilih jalur perseorangan (independen) pada Pilkada Kota Pagaralam 2018 mendatang. Hal ini sekaligus memastikan perihal pecahnya kongsi antara dirinya dengan Walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati Basjuni yang juga akan maju sebagai Cawako Pagaralam periode 2018-2023.

Novirzah menyerahkan berkas dukungan ke KPUD Kota Pagaralam, Sabtu (25/11/2017), didampingi oleh pasangan calon wakil walikotanya yakni H Suharindi yang merupakan mantan anggota DPRD Provinsi Sumsel dan pernah menjadi kandidat Cawako pada pilkada 2013 lalu, dan didampingi sang ayah, H Djazuli Kuris, yang merupakan mantan Walikota Pagaralam periode 2004-2013, serta diiringi oleh ratusan masa pendukung

Sebelumya Novirzah pernah mengikuti proses penjaringan balon Walikota dan Wakil Walikota di sejumlah partai, namun di saat yang bersamaan dirinya sudah menyatakan kalaupun tidak mendapat dukungan dari partai maka dirinya akan maju sebagai calon perseorangan.

Pasangan Bakal Calon Walikota Pagaralam Novirzah Djazuli-Suharindi menjadi pasangan yang pertama datang ke KPUD Kota Pagaralam untuk menyerahkan berkas dukungan sebagai calon perseorangan pada Pilkada Kota Pagaralam tahun 2018.

Dalam kesempatan bicaranya, H Djazuli Kuris mengatakan bahwa sesuai dengan Undang-Undang dan Peraturan KPU hari ini pasangan Novirzah-Suharindi menyerahkan 14.850 bukti dukungan ke KPUD Kota Pagaralam.

"Jumlah tersebut merupakan jumlah dukungan yang tersebar di lima kecamatan Kota Pagaralam," katanya.

Sementara Ketua KPUD Kota Pagaralam Yenli Elmanoferi mengatakan sesuai dengan peraturan KPU RI Nomor 14 tahun 2017 memang hari 25-29 merupakan tahapan bagi calon perseorangan untuk menyerahkan berkas dukungan untuk dilakukan verifikasi administrasi kemudian dilanjutkan verifikasi faktual.

"Setiap kandidat ataupun pasangan balon yang mengikuti pencalonan melalui jalur independent minimal harus menyerahkan 10.452 bukti dukungan atau 50 persen yang tersebar di lima kecamatan Kota Pagaralam," jelasnya.

Komentar Berita