Kamis, 06 Apr 2017 - 00:26:00 WIB - Viewer : 1326

Terlibat Suap Penerimaan Anggota Polri, Delapan oknum Polda Sumsel diperiksa di Jakarta

Ed : Feri Yuliansyah

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Rikwanto, di Mabes Polri

AMPERA.CO, Jakarta - Delapan orang oknum anggota Polda Sumsel yang diduga terlibat penyuapan dalam seleksi calon anggota kepolisian periode 2015-2016 dibawa ke Jakarta untuk diperiksa intensif oleh penyidik Propam Mabes Polri.

"Sementara baru delapan yang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Rikwanto, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (5/4).

Awalnya kasus ini terkuak setelah penyidik Saber Pungli bersama Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) menyita uang Rp4,7 miliar dari delapan oknum anggota Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) yang diduga terlibat kasus dugaan penyuapan dalam seleksi anggota kepolisian periode 2015-2016. Kemudian jumlah oknum polisi Polda Sumsel yang terlibat bertambah menjadi 15 orang.

Kasus penyuapan tersebut saat ini ditangani oleh Propam Mabes Polri.

Rikwanto menuturkan penyidik saat ini masih mengumpulkan bukti berupa sejumlah dokumen seleksi calon anggota kepolisian periode 2015-2016.

Menurut dia terkuaknya kasus ini merupakan keberhasilan kinerja Mabes Polri, yakni tim Saber Pungli dan Divisi Propam Mabes Polri. Tapi di sisi lain juga merupakan hal yang memprihatinkan.

"Ini shock therapy bagi Polda lain yang menyelenggarakan rekrutmen calon polisi," tegasnya.

Dalam rekrutmen calon anggota kepolisian, katanya, Polri menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi untuk menjaga kualitas sistem seleksi.

"Kami harapkan tidak ada lagi anggota yang bermain dalam rekrutmen," ujarnya.

Atas perbuatannya, sejumlah oknum polisi itu terancam hukuman pelanggaran disiplin dan kode etik profesi.

"Ancamannya bisa didemosi, tidak dipromosikan, tidak boleh sekolah, sulit naik pangkat. Maksimal mereka bisa diberhentikan dengan tidak hormat," katanya. 

Komentar Berita