Jumat, 24 Nov 2017 - 01:47:00 WIB - Viewer : 7016

Tiga Partai Serahkan SK Dukungan ke Harno-Fitri dalam Tiga Hari Berturut-turut

Redaksi Ampera.Co

Harnojoyo Finda, saat menerima surat rekomendasi dari Ketua DPC PBB, Chandra Darmawan, Kamis (23/11)

AMPERA.CO, Palembang - Dalam waktu tiga hari berturut-turut, Pasangan Harnojoyo - Fitrianti Agustinda menerima Surat Keputusan (SK) dukungan partai politik untuk maju sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang 2018 mendatang

Setelah pada selasa (21/11), Partai Amanat Nasional (PAN) menyerahkan SK dukungan B.1-KWK, yang kemudian juga dilakukan penyerahan SK Dukungan oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sehari berselang, pada rabu (22/11), dan kemarin, Kamis (23/11) Pasangan petahana ini juga kembali menerima SK dukungan dari Partai Bulan Bintang (PBB).

Dengan dukungan beberapa partai politik ini, pasangan calon walikota Harno-Fitri sudah mengantongi 19 kursi di DPRD Kota Palembang, yaitu dari Partai Demokrat 7 kursi, PAN 3 kursi, PKB 5 kursi, PPP 2 kursi, dan PBB 2 kursi, dan dipastikan keduanya melebihi ambang batas minimal kursi dukungan calon walikota dan wakil walikota palembang, yakni 10 kursi.

Pasangan Calon Walikota Palembang, Harnojoyo didampingi Fitrianti Agustinda, usai menerima surat rekomendasi dari PBB, Kamis (23/11) mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada partai yang sudah memberikan tanggapan positif melalui dukungan resmi yang diberikan.

Menurutnya, bahkan Harnojoyo optimis dukungan kepadanya akan terus bertambah. "Insya Allah kita doakan bersama, Gerindra dan PDIP akan segera menyusul bergabung bersama kita" Pungkas Harnojoyo

Sementara itu, SK dukungan dari DPP PBB ini diserahkan langsung oleh ketua DPC PBB kota Palembang Chandra Darmawan kepada Harno - Fitri di rumah perjuangan, jalan POM IX Palembang.

Ketua DPC PBB, Chandra Darmawan mengatakan, dukungan yang diberikan kepada Harno-Fitri berdasarkan proses penjaringan dan fit and proper test yang telah dilaksanakan DPC PBB, diserahkan ke DPP (Dewan Pimpinan Pusat - red), dan diputuskan oleh DPP.

"Berdasarkan hasil penjaringan, DPP memutuskan pasangan Harno-Fitri yang diusung, tentu melalui berbagai pertimbangan, diantaranya pasangan ini mempunyai potensi memenangkan pilkada lebih besar dari pasangan lainnya, dan yang paling penting, Harno-Fitri memiliki visi dan program kerja yang selaras dengan PBB," ujarnya