Senin, 27 Okt 2025 - 18:23:00 WIB - Viewer : 2296
Tim PKM BK FKIP UNSRI Latih Siswa SMA Negeri Sumatera Selatan Kelola Emosi Lewat Mindfulness
IST
AMPERA.CO, Palembang – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya (FKIP Unsri) menggelar kegiatan Pelatihan Mindcare: Inovasi Intervensi Mindfulness untuk Meningkatkan Regulasi Emosi Menuju Literasi Mental Sehat Siswa di SMA Negeri Sumatera Selatan. Kegiatan ini bertujuan membantu siswa mengembangkan keterampilan regulasi emosi dan meningkatkan kesadaran diri demi terciptanya kesehatan mental yang lebih baik.
Kegiatan ini melibatkan empat orang dosen dari program studi BK yaitu Silvia AR selaku ketua tim, dan didampingi oleh Rani Mega Putri, Minarsi, dan Rizki Novirson selaku anggota tim. Selain itu, lima mahasiswa dari program studi BK juga turut berperan aktif sebagai fasilitator lapangan.
Acara diawali dengan laporan dari Silvia selaku ketua tim, dilanjutkan sambutan Bapak Bagus Abdillah guru BK SMA Negeri Sumatera Selatan, serta Rani Mega Putri mewakili jurusan Ilmu Pendidikan FKIP UNSRI.

Dalam laporannya, Silvia AR selaku ketua tim berharap kegiatan ini menjadi langkah kecil yang nantinya akan membawa perubahan besar menuju siswa yang sehat mental.
Sebanyak 24 siswa SMA Negeri Sumatera Selatan mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan perhatian penuh.

Sesi materi disampaikan oleh Rizki Novirson dengan topik “Mindcare: Take a Break; Stay Calm & Focus.” Ia menyampaikan ada tiga langkah sederhana untuk menjaga kesehatan mental siswa, yaitu melalui mindfulness, relaksasi, dan self-reflection journaling. Ia juga membagikan pengalamannya yang hingga kini masih rutin melakukan journaling sebagai bentuk refleksi diri.
Setelah sesi materi, kegiatan berlanjut dengan pelatihan mindfulness yang dipandu oleh Silvia. Peserta dilatih melakukan deep breathing secara berkelompok dengan iringan instrumentasi yang menambah fokus dan ketenangan mereka.

Usai latihan, peserta menyampaikan kesan dan pengalaman mereka. Erol, salah satu siswa mengungkapkan merasa jauh lebih santai dan tenang setelah melakukan latihan mindfulness.
Tim PKM berharap latihan pernapasan ini dapat menjadi kebiasaan positif yang dilakukan siswa ketika dihadapkan tekanan atau situasi emosional yang tidak nyaman.




