Minggu, 27 Mar 2016 - 17:21:00 WIB - Viewer : 8020
TNI AD Bangun Jalan Sepanjang 278,6 KM di Papua
AMPERA.CO, Jakarta – TNI Angkatan Darat (TNI AD) mengerahkan 394 orang personel jajaran Zeni Angkatan Darat dan ratusan alat berat untuk membangun jalan dari Wamena menuju Mumugu, Provinsi Papua, sepanjang 278,6 Km, dan telah mulai dikerjakan sejak Januari 2016.
“jalan yang dibangun sepanjang 278,6 Km ini melewati daerah hutan, rawa dan sungai. Ruas jalan ini melalui 40 sungai. Sebanyak 32 sungai belum ada jembatan dan 8 lainnya mempunyai
jembatan sementara dari kayu” kata Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Czi Berlin melalui press release-nya di Jakarta, Jum’at (25/3).
Dia menjelaskan, tugas Pembangunan jalan yang dinamakan “Operasi Pelayanan Percepatan Pembangunan Provinsi Papua” ini dilakukan untuk menurunkan tingkat kemahalan di distrik yang sulit
aksesbilitasnya dalam rangka peningkatan ekonomi dan mensejahterakan
rakyat serta melindungi kepentingan pertahanan di wilayah perbatasan.
“Untuk melaksanakan tugas ini, TNI AD juga bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan PT Wijaya Karya,” katanya
Selain pembangunan jalan, direncanakan akan turut dibangun 2 Dermaga di
Mumugu dan Batas Batu yang nantinya kapal bisa masuk sampai 300 ton ke
Mumugu dan di Batas Batu bisa masuk kapal sebesar 150 ton, yang diharapkan bisa membuka akses Wamena, Mbua, Paro, Batas Batu dan Mumugu menuju pantai selatan
Papua.
“Pengerjaan akan dilakukan secara bertahap yakni berawal dari Mamugu-Batas Batu, kemudian Batas Batu-Mugi dan terakhir Mugi-Habema.
Untuk tahap pertama, akan dikerjakan sepanjang 23 kilometer dan bila jalan tersebut selesai dibangun maka ruas jalan Wamena-Mamugu akan terhubung, dan di Mamugu akan dibangun pelabuhan baru untuk meningkatkan
ekonomi selatan Papua,” ujarnya.
Ditambahkannya, Satuan Zeni Angkatan Darat bertugas bukan hanya menebang pohon dan membuka hutan saja, tetapi juga membuat badan jalan. Dengan bekerja
paralel, kontraktor umum di belakangnya langsung melakukan pengerasan
jalan dan pengaspalan. Hingga akhir 2015 lalu masih tersisa 658 Km jalan
yang saat ini masih terputus karena tertutup hutan.
Rencananya, total jalan Trans Papua yang akan dibangun sepanjang 4.325 Km, dan yang belum tersambung tersisa saat ini tersisa 658 Km, dan direncakan pada tahun 2018, jalan trans papua sudah tersambung.
“Untuk menuntaskan sisa ruas jalan yang masih terputus sepanjang 658
Km tersebut selama tahun 2015, telah dilakukan pembukaan jalan sepanjang
169 Km. Dan pada tahun 2016, direncanakan dibuka sepanjang 278 Km.
Diharapkan, pada tahun 2018 seluruh ruas jalan yang masih terputus sudah
tersambung dan bisa difungsikan,” tandasnya.



