Senin, 01 Des 2025 - 16:35:00 WIB - Viewer : 2048
Ubah Limbah Jadi Koagulan Alami, Tim PKM-KKN UIN Raden Fatah Tingkatkan Mutu Karet Petani Banyuasin
AMPERA.CO, Banyuasin — Tim PKM-KKN Program Studi Kimia UIN Raden Fatah Palembang melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema “Peningkatan Kualitas Bahan Olah Karet (BOKAR) dengan Menggunakan Asap Cair di Banyuasin” yang dipusatkan di Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I. Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan, terhitung sejak 3 September hingga 3 Oktober 2025.
Program ini menyasar masyarakat petani karet sebagai peserta utama dengan jumlah sekitar 30 orang. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kualitas BOKAR melalui pemanfaatan asap cair sebagai koagulan alami, sebagai solusi atas keterbatasan dan mahalnya koagulan sintetis yang selama ini digunakan petani.
Tim pengabdian dosen terdiri dari Ibu Mariyamah, M.T., Ade Oktasari, M.Sc., Fitria Wijayanti, M.Pd, Dwi Fitriyani, S.Pd., M.Si., serta Bapak Hasan Marzuki, S.Pd., M.T. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa, yaitu Dimas Vino Styovany, M. Syahrial Firza, Muhammad Khadafi, Afriyani, Khaira Isnaini, Diana Gita Islamiah, Julia Aprilianti, Juli Nurhayati, Desti Ani, dan Annisa Komala Sari.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Lurah Mariana, Muthharul Fahmi, S.E., M.M., yang turut dihadiri oleh jajaran lurah beserta staf, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Bapak Zubandi Matibir, perwakilan tokoh masyarakat Bapak Siddik Djuhi, Ketua RT 06 Bapak Semi Susanto, Ketua RT 24 Bapak Rustini, serta masyarakat sekitar.

Foto Bersama dengan Lurah Mariana beserta Staf.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu tahap persiapan, proses pembuatan asap cair, serta kegiatan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan dengan teknologi pengolahan limbah cangkang biji karet dan ranting kayu karet yang selama ini tidak dimanfaatkan, untuk diolah menjadi asap cair sebagai koagulan alami dalam proses penggumpalan getah karet.
Kegiatan edukasi dan pendampingan masyarakat
Warga melakukan uji coba asap cair pada getah karet.
Inovasi ini dinilai mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi dan lingkungan. Selain menekan biaya produksi karena tidak lagi bergantung pada koagulan sintetis, pemanfaatan asap cair juga membantu mengurangi limbah pertanian yang selama ini terbuang. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat yang mayoritas berjenis kelamin laki-laki dengan rentang usia 36 hingga di atas 65 tahun.
Melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat, Program Studi Kimia UIN Raden Fatah Palembang berharap kegiatan PKM-KKN ini dapat memberikan dampak nyata dalam peningkatan kesejahteraan petani karet sekaligus mendukung pelestarian lingkungan. Masyarakat pun menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang karena dinilai sangat bermanfaat dan aplikatif.



