Kamis, 14 Sep 2017 - 12:10:00 WIB - Viewer : 689

Warga 2 Kelurahan Tolak Pengukuran oleh BPN

Rep : AT. Putra/ed:Feri

Ampera.co

AMPERA.CO, Palembang - Kehadiran Badan Pertahanan Nasional (BPN) untuk mengukur ulang luas lahan mencapai 405 hektar di Kelurahan Sri Mulya dan Suka Mulya Kecamatan Sematang Borang Palembang, Kamis (14/9), mendapat tentangan warga.

Ribuan warga menghalangi petguas BPN untuk mengukur luas lahan yang diklaim salah satu konglometat di Sumatera Selatan (Sumsel) yakni Kms H. Halim

Berdasarkan pantauan, meski didampingi puluhan petugas keamanan dari Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel, Polresta Palembang dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), warga tetap tidak gentar.

Intruksi dari Direskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Prasetijo Utomo dan Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono agar warga tidak menghalangi tugas BPN nampak diabaikan.

"Tolong jangan halangi tugas BPN. Mereka hanya akan mengukur ulang. Jika hak kalian maka akan tetap menjadi milik kalian. BPN hanya menjalankan perintah kepolisian dan bagi yang menghalangi akan kami tangkap,"tegas Kapolresta.

"Sekali lagi kami ulangi ini hanya pengukuran ulang. Gunanya agar menjadi jelas. Bukan merampas hak warga,"katanya.

Warga yang merasa memiliki hak atas tanah mereka tidak membiarkan petugas mengukur lahan. Dimana terdapat 8.000 Kartu Keluarga (KK) yang tinggal di dua Kelurahan.

"Kami akan tetap disini. Sampai Kalian (Polisi dan Petugas BPN) pergi,"tegas salah satu warga.

Hingga pukul, 12.30 siang ini, ribuan warga tetap tidak beranjak dari lokasi dan menghalangi petugas untuk mengkur lahan.

    TAGS   :

Komentar Berita