Minggu, 16 Apr 2023 - 16:53:00 WIB - Viewer : 4668
Warga Tegal Binangun Tolak Masuk Banyuasin
Ampera.co
AMPERA.CO, Palembang - Ribuan warga komplek Taman Sasana Patra dan Patra Abadi, melakukan aksi unjuk rasa, menolak masuk wilayah Kabupaten Banyuasin, Minggu (16/4/2023).
Warga yang melakukan aksi tersebut tergabung dari, RT 24, 25, 34 dan 41, RW 08 Kelurahan Plaju Darat.
"Kami melakukan aksi damai ini sebagai bentuk penolakan masuk ke wilayah Kabupaten Banyuasin," kata salah seorang warga, Chairudin Pelita Maret (CPM) yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Palembang, saat melakukan orasi.
CPM mengaku, pihaknya akan terus mengawal aspirasi masyarakat Komplek Taman Sasana Patra dan Patra Abadi, agar wilayah Tegal Binangun masuk Kota Palembang.
"Saat melakukan pembahasan Raperda RTRW, saya sudah sampaikan, bahwa wilayah Tegal Binangun harus masuk ke wilayah Kota Palembang," katanya.
Ketua RW 08, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Dwi Hartanto, mengatakan, ada sekitar 1000 kepala Keluarga yang tercatat di kawasan Komplek Taman Sasana (TS) Patra dan Patra Abadi, berarti ada lebih dari 2000 warga diwilayah kami yang saat ini diklaim masuk ke wilayah Banyuasin, padahal selama ini KTP, KK, PBB dan semua infrastruktur kita semuanya atas nama Kota Palembang.
"Kami menuntut agar tetap tercatat sebagai warga Palembang, karena selama ini administrasi kependudukan mulai dari Kartu Keluarga (KK), KTP, pelayanan air bersih, listrik hingga terbaru ini Coklit data warga semua oleh Kota Palembang. Semuanya itu, disediakan oleh Pemkot Palembang sejak puluhan tahun, tidak ada sama sekali oleh pihak Pemkab Banyuasin," pungkasnya.



