Sabtu, 30 Jul 2016 - 06:57:00 WIB - Viewer : 2142

Wow...Pemkab PALI cetak sejarah gelar kejuaraan tinju unik dan tanpa ring

Ed : Feri Yuliansyah

ilustrasi tinju

AMPERA.CO, Pendopo, PALI - Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akan menggelar kejuaraan tinju yang tak lazim seperti laga tinju pada umumnya pada 24 September - 8 Oktober 2016 di Kota Pendopo. Lalu, seperti apa laga tinju tersebut? 

Laga tinju yang akan digelar adalah kejuaraan tinju pantai yang tidak menggunakan ring dan arena tinju di stadion khusus, karena laga tinju pantai akan digelar menggunakan media pasir sebagai arena tinjunya, dan akan membuat sejarah baru dunia tinju profesional di Indonesia dengan menggelar pertandingan tinju di atas pasir pantai.

"laga tinju pantai ini merupakan kejuaraan tinju pantai yang pertama kali di Indonesia, karena daerah lainnya belum pernah menyelenggarakan" kata Bupati PALI, Heri Amalindo, di Pendopo, Jumat (29/7)

Ia berharap, kabupatennya berkesempatan menjadi tuan rumah tinju pantai pertama di Indonesia, dan setelah itu supaya juga diikuti oleh daerah lainnya di tanah air.

"Kejuaraan tinju pantai ini akan dimanfaatkan untuk membangkitkan gairah pariwisata di Kabupaten Pali, juga disemarakan dengan kegiatan pesta budaya dan pasar malam selama kejuaraan berlangsung," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, Kabupaten Pali siap menjadi tuan rumah kejuaraan tinju pantai, sekaligus mendapat kesempatan mengenalkan budaya yang dimiliki kabupaten itu khususnya dan umumnya Sumatera Selatan.

Sebagai daerah pemekaran atau daerah otonomi baru terbentuk tahun 2013, Kabupaten Pali ingin mengenalkan potensi daerahnya. 

Ia berharap, dengan dikenalnya Kabupaten Pali dari sisi budaya, ekonomi dan potensi lainnya, tentu akan membuat investor luar ingin datang dan berinvestasi.

Potensi wisata akan dikenalkan di antaranya situs Candi Bumi Ayu yang merupakan satu-satunya candi sangat menarik di Sumatera Selatan, karena merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya.

Sementara, potensi lainnya adalah minyak dan gas bumi sangat menarik untuk dikenalkan. Apalagi potensi migas di Pali pernah menjadi penghasil migas terbesar di Indonesia sejak tahun 1981.

Ia berharap, dampak kejuaraan tinju pantai ini nantinya dapat memacu pertumbuhan perekonomian masyarakat Kabupaten Pali untuk kesejahteraan masyarakat di daerah itu.

Terkait dengan kejuaraan tinju pantai, promotor tinju setempat, Sutrija menambahkan bahwa pada gelaran itu nanti selain peserta dari beberapa daerah di Indonesia, juga akan diikuti oleh 10 petinju dari luar negeri.

"Kejuaraan tinju pantai (pasir) pertama ini akan digelar pada 24 September- 8 Oktober 2016 dengan total jumlah peserta yang ikuti kejuaran sebanyak 80 peserta siap meramaikan kejuaraan beach boxing tersebut.

Menurut dia, direncanakan akan membawa kejuaraan tinju pantai ini nantinya ke tingkat Asean setelah diselenggarakan di Kabupaten Pali bahkan ke level dunia.

Untuk format kejuaraan tinju pantai mempertandingkan 16 petinju di masing-masing kelas. Jumlah tersebut ditentukan karena mengusung format kompetisi knock-out atau sistem gugur.

Sedangkan untuk kelas tinju pantai yang dipertandingkan ada lima kategori yakni kelas terbang junior, kelas bantam junior, kelas bulu junior, kelas bulu, dan kelas ringan. Petinju di masing-masing kelas akan memperebutkan sabuk juara dan uang pembinaan, katanya.

Komentar Berita