Minggu, 18 Sep 2016 - 00:59:00 WIB - Viewer : 6004

Pusri Bongkar Tembok Pembatas yang diduga menjadi Penyebab Banjir

Walikota Palembang melakukan inspeksi aliran sungai buah ke komp. pabrik pusri

AMPERA.CO, Palembang - PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Palembang, membongkar tembok pembatas pemukiman warga dengan kompleks pabrik PT. Pusri yang diduga menjadi penyebab banjir di kawasan tersebut.

Manager Humas PT Pusri, Sulfa Ganie melalui press release-nya, sabtu (17/9) mengatakan bahwa tembok tersebut telah dibongkar pada Jumat (16/8) dan kemudian dilakukan pembuatan 5 unit saluran air dan dua sodetan untuk memperlancar aliran air ke anak Sungai Buah.

"Pusri langsung merespon apa yang menjadi keinginan Wali Kota Palembang saat melakukan inspeksi mendadak pada Selasa (13/9) malam," kata Sulfa.

Ia melanjutkan bahwa pusri juga akan memasang pompa air di pintu air Sungai Musi untuk mempercepat air masuk ke sungai saat hujan lebat.

"Pada prinsipnya Pusri siap membantu apa pun terkait dengan penanggulangan banjir," kata dia.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Palembang memantau titik banjir di kawasan Pusri untuk menemukan penyebab dan solusinya, mengingat selalu menjadi persoalan setiap terjadi hujan lebat seperti pada Senin (12/9).

Wali Kota Palembang Harnojoyo didampingi Direktur SDM dan Umum PT Pusri, Bob Indoarto sudah melihat langsung bagaimana aliran air sungai buah menuju Sungai Musi. 

Kondisi anak sungai di Kota Palembang kini sangat memprihatinkan karena banyak yang mendangkal dan menyempit, seperti di Sungai Buah.

Sebelumnya, anak sungai di kawasan Pusri itu berkedalaman 3 meter, namun karena pendangkalan yang diakibatkan limbah rumah tangga menjadi tersisa 1,5 meter.

Sementara itu, selain mengoptimalkan fungsi anak sungai, Pemkot Palembang juga fokus mengoptimalkan fungsi drainase (saluran air) di beberapa jalan utama dengan mengeruk dan membersihkannya dari lumpur dan sampah.