Senin, 23 Apr 2018 - 22:42:00 WIB - Viewer : 4752
140 SMP Palembang Masih Laksanakan UN Cara Lama
AMPERA.CO
AMPERA.CO, Palembang - Sebanyak 140 Menengah Pertama (SMP) di Metropolis ternyata belum melaksanakan, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) alias masih pakai cara lama yakni Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP).
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Palembang, dari 239 SMP baik negeri maupun swasta di ibu kota Sumatera Selatan (Sumsel) ini baru 99 SMP yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
"Cukup banyak sekolah yang melaksanakan UN dengan Kertas dan Pensil. Karena memang keterbatasan anggaran membuat kita harus memprioritaskan hal lain, seperti pembangunan fisik sekolah," kata Pjs Walikota Palembang, Akhmad Najib, usai meninjau pelaksanaan UN di beberapa SMP, Senin (23/4).
Najib mengaku, saat ini Pemkot Palembang terus memperbaiki berbagai fasilitas pendidikan, salah satunya peralatan komputer yang harus dipenuhi untuk menunjang UNBK yang mampu mendorong integritas siswa dalam melaksanakan UN
"Sekarang kita fokus dulu di gedung-gedung. Karena sangat banyak sekolah yang membutuhkan perbaikan gedung, khususnya gedung sekolah dasar (SD) dan itu yang saat ini dikejar Pemkot Palembang. Untuk apa BKB bagus kalo sekolahnya banyak yang hancur," katanya.
Menurutnya, secara bertahap Pemkot Palembang melengkapi fasilitas pendidikan.
Karena, pendidikan adalah dasar pembangunan sebuah negara. Untuk itu perlu fasilitas penunjang, seperti papan tulis yang layak, meja dan kursi berstandar sekolah internasional dan semuanya mulai dipenuhi.
"Setelah semua ini beres, maka kami akan melengkapi fasilitas Informasi dan Teknologi (IT) yang dapat menunjang proses belajar anak. Termasuk komputer untuk UNBK," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang, Ahmad Zulinto menyampaikan, saat ini memang baru 41 persen atau 99 SMP yang melaksanakan UNBK.
"Memang baru 99 SMP Negeri maupun swasta yang melaksanakan UNBK. Sedangkan 140 sekolah masih UNKP," katanya.
Zulinto mengatakan, sebetulnya Disdik bisa melaksanakan UNBK, apabila sekolah-sekolah tersebut bersama masyarakat bisa sama-sama legowo untuk memberikan sumbangsih, terkait pengadaan komputer, agar anak-anak bisa melaksanakan UNBK.
Dengan Angggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pihaknya belum mampu. Karena, saat ini Pemkot sedang fokus di fisik, mobeler, dan sarana prasarana lainnya.
"Kita tidak dapat fokus terhadap pengadaan komputer untuk seluruh sekolah. Karena masih banyak sekolah di Palembang membutuhkan perhatian khusus, karena banyak bangunan sekolah yang memprihatinkan," pungkasnya.



