Senin, 23 Okt 2017 - 16:28:00 WIB - Viewer : 1254

Abdianto : Hari Santri Nasional, Momentum Dekat dengan Ulama

Rep : Dona /Ed : Alam

Ist

AMPERA.CO, Palembang - Salah satu calon terkuat Bupati OKI pilkada 2018 nanti, Abdianto Fikri menyampaikan beberapa harapannya di hari santri 22 Oktober 2017.

Sebagaimana kita ketahui bahwa presiden Jokowi sudah menetapkan hari santri sejak dua tahun lalu. Ditetapkannya 22 Oktober sebagai hari santri karena KH. Hasyim Asyari mencetuskan resolusi jihad 72 tahun lalu.

Abdiyanto Fikri menyampaikan harapannya bahwa momentum hari santri akan digunakan untuk meningkatkan semangatnya agar selalu dekat dengan ulama dan kaum santri. Baginya semakin mendekatkan diri kepada para ulama tentu akan memperbanyak pelajaran baik dalam hidup.

“Harapan pribadi semoga saya lebih mendekatkan diri pada semua pihak, kepada orang-orang sholeh terutama terhadap ulama dan kaum santri. Mudah-mudah dengan dekatnya kepada para ulama, insyaAllah akan selalu ada yang membimbing kepada kebaikan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat,”katanya.

Abadiyanto melanjutkan, peringatan ini juga berharap para santri dapat meningkatkan disiplin belajar.

Ada hal yang leih utama dari sekedar memperoleh nilai bagus dalam belajar, yaitu santri dapat merealisasikan ilmunya di tengah masyarakat.

Artinya, ilmu yang bisa bermanfaat untuk kepentingan banyak orang. 

“Untuk para santri, ayo tingkatkan disiplin belajar, melakukan syiar yang Rahmatan Lil Alamin sehingga Islam dapat memberi manfaat untuk seluruh umat bukan hanya agama Islam saja. Santri juga tetap menjadi garda terdepan dalam mempertahankan NKRI dan membumikan nilai-nilai Pancasila yang selama ini menjadi perekat di antara perbedaan yang kita miliki,”Katanya. 

Abdiyanto menambahkan, ia menyadari bahwa Negara Indonesia didirikan dalam bingkai perbedaan. itu warisan yang harus dijaga bersama-sama.

Peran para santri dalam merebut kemerdekaan cukup dominan. Melalui Resolusi jihad yang dikumandangkan KH. Hasyim Asyari kepada semua santri agar mengangkat senjata melawan dan mengusir penjajah menjadi catatan penting dalam sejarah ke-Indonesiaan.

Oleh karena itu, ia berharap santri terus istiqomah menjadi kelompok yang selalu mengkampanyekan hidup dalam keberagaman di tengah masyarakat yan kian sensitif bicara perbedaan.

“Sejarah Republik ini didirikan berbagai suku, ras, golongan dan keagaamaan. Semua itu selaras dengan nilai-nilai Rahmatan Lil Alamin memberikan manfaat kepada seluruh golongan. Maka, harapan saya terhadap santri dapat mengimplementasikan ilmunya yang diperoleh dari pesantren agar bisa menyampaikan pesan bahwa Islam itu rahmat bagi sekalian alam dan bermanfaat bagi semua umat,”pungkasnya.

    TAGS   :

Komentar Berita