Kamis, 08 Sep 2016 - 19:07:00 WIB - Viewer : 6740
BNK Hanya Bebani APBD Kota Palembang.
BNK Palembang Bak Macan Ompong
AMPERA.CO / AT.PUTRA
AMPERA.CO, Palembang - Anggota Komisi I, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palembang, Antoni Yuzar mendesak agar Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang segera memvertikalkan Badan Narkotika Kota (BNK) Palembang menjadi, Badan Narkotika Nasional (BNNK) Palembang. Karena, fungsi BNK selama ini tidak efektif dan hanya menjadi beban bagi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang.
"Bayangkan anggaran yang disiapkan untuk BNK sebesar Rp 1,4 miliar pertahun. Tapi, fungsi tidak ada. Ibaratnya, BNK ini bagai ompong. Karena BNK hanya bisa melakukan sosialisasi, dan tidak bisa menindak dan penyidikan,"katanya, Kamis (8/9).
Menurutnya, saat ini Kota Palembang sudah ketinggalan dari daerah lain. Karena mayoritas Kota di Indonesia sudah menjadi BNNK yang di bawahi langsung oleh BNN pusat.
"Tentu kalau BNK di vertikalkan menjadi BNNK fungsi dan kewenangannya lebih tinggi lagi, karena selain bisa mencegah, menindak dan melakukan penyidikan, daerah tempat berdirinya BNNK tersebut tidak perlu lagi menyiapkan anggaran. Karena anggarannya langsung disiapkan oleh BNN pusat. Ya saya katakan BNK ini mubazir dan hanya menjadi beban,"ujarnya.
Diejalaskannya, syarat untuk menjadi BNNK tidak terlalu sulit. Karena Pemkot Palembang hanya diwajibkan mempersiapkan lahan 1000 meter persegi. Sementara untuk pembiayaan pembangunan gedung, ditanggung semua oleh, BNN pusat.
"Kalau Pemkot Palembang memang serius, saya rasa tidak sulit. Selain pembangunan dilakukan oleh BNN pusat, anggaran tahunannya langsung ditanggung oleh pusat. Sayang kan dana Rp 1,4 miliar dari APBD Kota Palembang, hanya untuk suatu hal yang mubazir,"katanya.
Terpisah, Walikota Palembang, Harnojoyo mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan lahan untuk dijadikan kantor BNNK Palembang.
"Sudah dipersiapkan. Saat ini tengah melakukan inventarisisasi aset milik Pemkot Palembang,"katanya.
Sementara itu, Kepala BNK Palembang, Ismail Ishak mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan semua administrasi terkait peningkatan BNK menjadi BNNK. Untuk lahan, saat ini bagian agraria dan aset daerah Kota Palembang tengah melakukan pendataan.
"Untuk peningkatan BNK menjadi BNNK sudah ada perintah dari BNN pusat. Mengenai lahan, sedang dipersiapkan, bagian agraria tengah mencari lahan milik Pemkot Palembang yang kosong,"katanya.
Ditambahkannya, pihaknya sangat mendukung dijadikannya BNK menjadi BNNK. Karena untuk menghindari terjadi penyalahgunaan narkoba. Selama ini, pihaknya terbatas untuk melakukan penindakan. Karena, BNK hanya sebatas sosialisasi dan melakukan tes urine bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
"Kami juga tidak bisa melakukan rehabilitasi. Kecuali ada pengajuan dari masyarakat untuk direhab, kami koordinasi dengan BNNP Sumsel,"pungkasnya.
Feri Y



