Senin, 08 Jun 2015 - 20:19:00 WIB - Viewer : 2670

Jalur Pendakian Dempo Masih Ditutup

Handoko

Foto: Istimewa
Ilustrasi

AMPERA.CO, Pagaralam - Belum diturunkanya status Gunung Api Dempo (GAD)  dari aktif normal level I menjadi waspada di level II oleh Badan Pusat Mitigasi Vulkanologi dan Geologi (BPMVG) di bandung, jalur pendakian masih ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Hal ini mengingat kegempaan gunung dempo masiih berpotensi naik turun atau fluaktif, alias bisa saja sewaktu-waktu membahayakan keselamatan pendaki. Demikian ungkap Kasi Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Kota Pagaralam Kusmi Effendi (8/6)

Menurutnya, sejak adanya laporan dari masyarakat terkait masih banyaknya pendaki yang nekat melakukan pendakian kepuncak Dempo, BPBD bersama pihak terkait memperketat pengawasan dititik awal pendakian yakni pada Puncak Rimau dan kawasan Kampung IV

"Sejauh ini jika petugas menemukan sekelompok pecinta alam yang ingin mendaki, selalu diwanti-wanti sekaligus mengimbau agar tidak melakukan pendakian apalagi mendekati zona bahaya letusan berjarak 10 Km dari bibir kawah gunung dempo," tegasnya

Ia mengatakan,hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak di inginkan, pasalnya fenomena alam tidak bisa ditebak

"Dan untuk membuka jalur pendakian BPBD masih menunggu kordinasi lebih lanjut dari pos pemantau Gunung Api Dempo," tukasnya

Sementara, Petugas Pemantau Gunung Api Dempo, Mulyadi ketika dimintai keterangan mengatakan, hingga saat ini BPMVG pusat di Bandung masih menetapkan Gunung Api Dempo berada di level II waspada.

Terkait hal tersebut, diimbau kepada pecinta alam maupun masyarakat yang ingin melakukan pendakian untuk tidak melakukanya, mengingat kegempaan masih terpantau di alat sismograf.

"Tiga hari lalu, alat sismograf mencatat terjadi gejolak Gunung Api Dempo yakni terjadi 1 kali Vulkanik dalam, terjadi pada sabtu (6/6), kedepan kita belum bisa memprediksi kondisi kekinian GAD," pungkasnya

BerlianPratama

Komentar Berita