Rabu, 08 Mar 2017 - 00:53:00 WIB - Viewer : 8052
Median Jalan Kol Atmo Akan Diperpanjang
5 Titik Kemacetan di Palembang Akan di Uji Coba
AMPERA.CO, Palembang - Guna menghindari kecelakaan lalu lintas (lalin), Pemkot Palembang melalui, Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang akan perpanjang median jalan dipangkal Jalan Kolonel Atmo. Hal itu diungkapkan oleh, Kepala Dishub Palembang, Kurniawan, usai melakukan rapat dengan Forum Lalin, di Pemkot Palembang, Selasa (7/3).
Kurniawan mengatakan, median jalan di kawasan tersebut memang pendek sampai kantor Bank Sumsel Babel Cabang Atmo.
Namun lantaran banyaknya pengendara motor yang memutar ke kiri untuk masuk ke Jalan Ks Tubun (belakang Hotel Horison), forum mengusulkan ada upaya antisipasi terjadinya kecelakaan.
"Kita akhirnya sepakat median jalan di Jalan Kol Atmo diperpanjang sampai Lorong Abdul Roni tepatnya Puskesmas Dempo,"katanya.
Untuk tahap awal, sambungnya, pihaknya akan melakukan uji coba untuk melihat lancar tidaknya arus di kawasan tersebut. Begitu juga dengan pelanggaran lalin bisa ditekan atau tidak akan dievaluasi bersama Satlantas Polresta Palembang.
"Kalau memang lancar saja, saya bisa pastikan pemanjangan median itu bisa permanen,"Ujarnya.
Saat ini, kata mantan Kepala Dinas Kominfo Palembang ini, pihaknya terus berupaya mengurai kemacetan. Empat titik lainnya yang dianggap menjadi biang kemacetan juga menjadi sorotan.
Ia merinci, ada upaya pembukaan U Turn di Jl Yusuf Singadekane (depan Perumahan Citra Land). Usulan ini sendiri datang dari pihak Perumahan Citra Land. Dalam hal ini, pihak pengembang yang akan melakukan pembukaan, pihaknya hanya akan mengawasi.
Ia mengungkapkan, sejumlah tahapan dilakukan sebelum memutuskan titik mana yang akan dijadikan U Turn di kota Palembang.
Berawal dari pengajuan dari pihak yang bersangkutan atau warga, melalui surat kepada Walikota Palembang. Lalu dilakukan pembahasan di forum komunikasi lalu lintas yang terdiri dari unsur terkait.
"Baru kemudian diuji dan diaplikasikan rekayasa atau pembuatan U turn yang dimaksud,"katanya.
Adapula usulan U Turn yang berada di bawah rel Light Rapid Transit (LRT) untuk dibuka setelah beroperasi, pihaknya akan lebih dulu melakukan penilaian terhadap potensi kemacetan dan gangguan lalu lintas lain.
"Utamanya, pembahasan mengenai U turn ini lebih kepada keselamatan pengendara dan potensi kemacetan,"ujarnya seraya mengatakan ada juga perubahan Arus Lalin di simpang lima Jl Zurbi Bustam, perubahan arus lalin di Jl Inspektur Marzuki (simpang 4 Arhanud), dan Pemasangan Median Jl di simpang 4 sekojo.
Kasatlantas Kompol Harris Batara SIK melalui Kanit Dikyasa Iptu A Rizal mengatakan, pada prinsipnya semua disetujui, tingal diaplikasikan. Pihaknya akan membantu dengan menurunkan personil sesuai dengan kebutuhan.
Ia menegaskan, uji coba yang akan dilakukan untuk lima titik kemacetan tersebut akan menjadi bahan evaluasi forum lalu lintas.
"Khusus untuk media Jalan Kol Atmo, saya malah tadi usulkan perpanjangnya mulai dari simpang Charitas,"Pungkasnya.



