Selasa, 27 Des 2016 - 22:05:00 WIB - Viewer : 816

Menelusuri Jejak Sejarah Freemason

AMPERA.CO, London - Freemasonry. Apa yang kira-kira ada dibenak anda ketika mendengar nama freemason? hampir semuanya akan terbayang kisah-kisah tentang teori konspirasi, seperti tentang peran organisasi rahasia itu dalam mengatur tata dunia.

Terbaru, presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump menunjuk seorang Duta Besar yang diketahui sebagai anggota organisasi rahasia tersebut. Nama Freemason kembali menghiasi pemberitaan. Tapi siapakah mereka?

Laporan BBC yang dikutip pada Rabu (14/12/2016) setidaknya mencoba mengungkap sedikit tentang kelompok itu, terutama riwayatnya di Edinburgh, Skotlandia.

Suasana jalan di Hill Street yang tenang dengan bangunan-bangunan bernuansa Georgian sangat bertolak belakang dengan kawasan ramai kawasan New Town.

Walau sepi, pengamatan lebih teliti mengungkap beberapa kejanggalan. Misalnya di "The Lodge of Edinburgh (Mary`s Chapel) No 1", beralamat di 19 Hill Street.

Tidak seperti namanya, tempat itu bukan kapel, melainkan suatu balai perhimpunan (lodge atau loji) Masonik yang bertarikh hingga 1599 -- yang tertua yang masih ada di seluruh dunia.

Mengejutkan, karena Freemasonry modern biasanya dianggap dimulai pada 1717, saat peletakan batu pertama Grand Lodge di Inggris. Tapi, dalam banyak hal,Freemasonry dekat dengan Skotlandia.

Sejak Abad Pertengahan, perkumpulan pengrajin batu hadir di Inggris dan Skotlandia. Tapi di Skotlandia itulah muncul bukti pertama penggunaan teratur balai perhimpunan.

Di akhir 1500-an, setidaknya ada 13 balai perhimpunan di seluruh Skotlandia, mulai dari Edinburgh hingga Perth. Baru setelah menjelang Abad ke-16 terbentuklah struktur kelembagaannya dan saat itu dianggap sebagai kelahiran Freemasonry modern.

Catatan pertemuan tertua sedunia berasal dari Lodge Aitchison`s Haven di East Lothian, Skotlandia, pada Januari 1599. Tempat itu ditutup pada 1852. Sekitar 6 bulan kemudian, pada Juli 1599, Mary`s Chapel in Edinburgh juga mulai melakukan pencatatan pertemuan.

 
Walau diselimuti berbagai misteri dan mengundang teori konspirasi, asal muasal Freemasonry tidak sedemikian mengerikan. (Sumber Amanda Ruggeri)
 
Robert Cooper, kurator Grand Lodge of Scotland dan penulis buku "Cracking the Freemason`s Code" menjelaskan, "Itulah asal mulanya. Gedung demikian kemudian menjadi fitur menetap di seluruh negeri. Bukan hanya itu, kita sekarang mengetahui adanya jejaring nasional. Bisa dibilang Edinburgh memulainya."

Cooper ditemui di Grand Lodge of Scotland, di alamat 96 George Street, Edinburgh. Hanya di pojok jalan dekat Mary`s Chapel. Sejak didirikan pada 1736, tempat ini menerima semua catatan rapat resmi Masonik Skotlandia yang pernah ada. Demikian juga dengan catatan keanggotaan, hingga sekitar 4 juta orang.

Catatan itu sedemikian banyaknya. Rumit melakukannya, tapi hasilnya menakjubkan. Misalnya ketika Grand Lodge menerima limpahan dari Aitchison`s Haven yang sedang akan dilelang pada 1970-an. Ada lagi buku daftar keanggotaan di Masonik Skotlandia di Nagasaki, Jepang.

"Ada pendapat bahwa ke manapun bangsa Skot mulai banyak, yang pertama mereka dirikan adalah gereja, lalu membangun bank, dan kemudian pub (kedai minum). Yang keempat adalah lodge."

Cita rasa internasional terlihat jelas di museum Grand Lodge of Scotland yang terbuka untuk umum. Ada pendan hijau dengan jahitan "District Grand Lodge of Scottish Freemasonry in North China", lalu ada 30 medali Masonik dari Cekoslowakia.

Komentar Berita