Kamis, 22 Sep 2016 - 18:53:00 WIB - Viewer : 4720
34.421 pelanggan Tak Bisa Nikmati Air Bersih
AMPERA.CO, PALEMBANG - Untuk kesekian kalinya, pelanggan atau Sambungan Langganan (SL) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi harus menelan pil pahit. Pasalnya, Sabtu (24/9) mendatang, PDAM Tirta Musi kembali menyetop distribusi air bersih ke SL. Akibat terjadi kebocoran pipa berdiameter 700 mm di Karang Anyar yang mensuplai air ke Boster KM 4, Punti Kayu.
Parahnya, dari jumlah total pelanggan untuk kawasan Seberang Ilir sebanyak 214 ratus SL. 20 persen diantaranya atau 34.421 SL tidak bisa menikmati air bersih yang akan dimulai pukul 07.00 sampai waktu yang belum ditentukan.
Manajer Pengendali Kehilangan Air (PKA) PDAM Tirta Musi, Erwin Adyanto mengatakan, berdasarkan pengalaman, penghentian distribusi air tidak akan memakan waktu lama. Sekitar 12 jam. Tapi untuk daerah pinggiran 1x24 jam tergantung kondisi teknis di lapangan.
"Secepatnya akan hidup kembali distribusi air bersih ke SL. Normalnya 12 jam,"katanya, Kamis (22/9).
Dijelaskannya, kebocoran teraebut, kebih diakibatkan karena besarnya tekanan. Misalnya, angkutan barang atau truck yang melebihi kapasitas muatan, akibatnya. Pipa yang ditanam didalam tanah tidak sanggup menahan beban.
"Pipa kita berdiameter 700 mm yang menggunakan bahan pipa stel atau besi. Belum lagi ditambah umur pipa yang sudah cukup tua, yakni sekitar 12 tahun. Karena pipa dikawasan tersebut dipasang pada kisaran tahun 2004 lalu,"ujarnya.
Sementara itu, Manager Unit KM 4 Handri mengatakan, wilayah yang terkena dampak meliputi, Jalan Demang Lebar Daun, Kancil Putih, Kijang Mas, Macan Kumbang, Komplek DPRD, Komplek Demang Azhar, RS Siti Khodijah, RS Bunda.
Selanjutnya, Jalan Inspektur Marzuki, Penjara Kelas I, SMA 11, Irigasi, Kol H Burlian, Letnan Murod, Srijaya atau Candika, Sulaiman Amin, Pulo Gadung, Komplek Pengadilan Tinggi dan lainnya.
Selain itu, sambungnya dampaknya berakibat penghentian distribusi air bersih ke Sako Kenten, dengan jumlah total SL yang tidak bisa menikmati air bersih 34.421 SL.
"Pengehntian distribusi ini, selain akibat terjadi kebocoran di Boster KM 4. Berbarengan juga pemadaman listrik oleh PT PLN, kami harap pelanggan bisa memakluminya, dan bisa menampung air lebih banyak. Sebelum penghentian distribusi air bersih,"bebernya.
Terpisah, salah seorang warga di kawasan KM 4 Indra Mengatakan, disteibusi itu biasanya lebih dari 12 jam. Berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah, kalau ada kerusakan, biasanya bisa 2-3 hari.
"Biasanya lama. Sampai 3 hari. Baru distribusi air kembali normal. Kami sebagai pelanggan berharap, kinerja PDAM lebih baik, jangan sampai terlalu sering menghentikan distribusi air bersih ke pelanggan. Kami bayar tagihan PDAM tidak pernah telat,"pungkasnya.
Feri Y



