Senin, 18 Mei 2015 - 23:59:01 WIB - Viewer : 4500
Geliat Properti Sumsel Melemah Hingga 40 Persen
Foto: Alam
AMPERA.CO, Palembang - Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumsel, Harriadi Benggawan menyebutkan, tahun ini bisnis properti di Sumsel, khususnya di Palembang melemah, hal itu disebabkan belum membaiknya makro ekonomi sejak awal tahun 2015.
Harriadi mengatakan, penurunan bisnis properti di Sumsel, mencapai angka 40 persen. Angka yang cukup pantastis. Akibatnya, daya beli masyarakat juga ikut menurun.
"Penurunan itu sangat dirasakan develover baik yang bergerak dalam bidang perumahan komersil maupun perumahan tanpa subsisi pemerintah,"ungkapnya, Senin (18/5)
Menurut Harriandi, penurunan tersebut disebabkan juga minimnya sosialisasi atau pameran-pameran perumahan di Kota Palembang. Oleh itu, tahun ini juga, pihaknya berencana menggelar REI ekspo tahun 2015, yang diharap dapat membantu para developer melakukan promosi hingga penawaran menarik guna menarik minat konsumen.
"Biasanya properti selalu mengalami kenaikan, nah untuk tahun ini, harga properti, tetap sama dengan harga tahun sebelumnya,"bebernya.
Terpisah, Wakil Ketua Kadin Sumsel Bidang Industri Properti, Kesyar Saropi mengatakan, sebenarnya kondisi belum stabilnya makro ekonomi terjadi sejak tahun lalu. Ada beberapa indikator yang memengaruhinya.
"Seperti, lemahnya penyerapan anggaran pemerintah. Sebagian besar proyek yang didanai APBN maupun APBD, belum berjalan dengan maksimal yang akhirnya pasar menjadi lesu,"tutupnya.
Berlian Pratama



