Rabu, 19 Apr 2017 - 23:17:00 WIB - Viewer : 3396

Panglima TNI : Dharma Pertiwi perlu memegang prinsip "3B"

AMPERA.CO, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo Mengharapkan Ibu-ibu Dharma Pertiwi harus memantapkan jati diri dengan selalu berpegang pada  nilai-nilai budaya bangsa, sehingga  mampu melaksanakan perannya sebagai istri dan ibu dari anak-anak.

"Dharma Pertiwi harus terus berkiprah sebagai organisasi kemasyarakatan yang lebih mandiri dan konsisten mengaktualisasikan semangat sesuai dengan tujuan organisasi Dharma Pertiwi dan karya nyata untuk meningkatkan kualitas keluarga dan mewujudkan kesejahteraan keluarga prajurit," kata Panglima TNI Gatot Nurmantyo pada acara Syukuran Hari Ulang Tahun ke-53 Dharma Pertiwi Tahun 2017, di jakarta, Selasa (18/4)

Lebih lanjut Panglima TNI mengapresiasi atas jerih payah dan pengabdian Dharma Pertiwi selama ini yang telah memberikan kontribusi, dalam pemberdayaan perempuan, peningkatan kualitas keluarga dan kesejahteraan prajurit. "Apresiasi ini akan semakin memacu Dharma Pertiwi untuk terus meningkatkan darma baktinya dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga prajurit TNI," harapnya.

"Dalam menghadapi era globalisasi saat ini, Dharma Pertiwi  harus mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menghadapi berbagai tantangan terutama dalam menyikapi persaingan global," ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI juga menekankan  seorang anggota Dharma Pertiwi perlu seni dan manajemen dalam membagi waktu baik berperan sebagai istri, ibu, anggota organisasi maupun sebagai masyarakat. "Dalam semua peran tersebut, keharmonisan rumah tangga harus menjadi prioritas bagi anggota Dharma Pertiwi," ucapnya.

Menurutnya, Dharma Pertiwi perlu memegang prinsip "3B" yaitu brain yang berarti kecerdasan, behaviour yang berarti sikap dan perilaku, serta beauty yang berarti penampilan, dalam hal ini bersih, sehat, bersahaja dan beretika.

Komentar Berita