Jumat, 07 Agu 2020 - 20:13:00 WIB - Viewer : 1144

Petani Ancam Laporkan Bupati OKI ke Presiden

Ed : Feri

AMPERA.CO
Petani saat melakukan aksi di depan Pemkab OKI

AMPERA.CO, OKI - Koordinator Komite Reforma Agraria Sumatera Selatan (KRASS), Dedek Chaniago, mengancam akan melaporkan kasus perpanjangan izin sepihak oleh Bupati OKI terkait pengelolaan lahan gambut diwilayah tersebut ke, Presiden Joko Widodo.

"Kami bersama petani di empat Kecamatan dan 8 desa di Kabupaten OKI, sudah mendorong dan meminta kepada Bupati OKI untuk mencabut dan membatalkan kesepakatan sepihak pengelolaan lahan pada PT BHP, dengan luasan lahan 75 hektar dari konflik 1400 hektar," kata Dedek, saat melakukan aksi di kantor Pemkab OKI, Kamis(6/8/2020).

Dijelaskannya, para petani di OKI merasa heran dengan kebijakan Buapti OKI yang memperpanjang izin pengelolaan lahan gambut tanpa melibatkan warga.

"Izin pengelolaan lahan gambut oleh, PT BHP sudah habis tahun 2019. Namun bisa diperpanjang lagi oleh Bupati OKI. Kami sebagai petani sangat resah dan kesal, kami minta tidak diperpanjang. Tapi tetap diperpanjang," katanya.

Sementara itu, Koordinator GSI, Dedi Irawan mengatakan, Bupati OKI tidak mendengar aspirasi petani, dan membiarkan lahan gambut dikelola oleh pihak swasta tanpa koordinasi dahulu.

"Tentu petani sangat kecewa, kami akan mengadukan persoalan ini pada Presiden Jokowi," kata Dedi.

Menyikapi hal itu, Bupati OKI Iskandar mengatakan, terkait permasalahan lahan, Pemkab OKI sangat berhati-hati dalam mengeluarkan izin kepada perusahaan.

"Kita ingin dengar langsung keinginan masyarakat disana, terkait kesepakatan terdahulu. Peran Pemda hanya sebatas fasilitator," pungkasnya.

    TAGS   :

Komentar Berita