Rabu, 17 Jul 2019 - 22:56:00 WIB - Viewer : 184

Stimulus PBB Hanya untuk Tahun 2019

rep : AT.Putra/Ed:Feri

AMPERA.CO, Palembang - Potongan atau stimulus 50-80 bagi wajib pajak (WP), hanya berlaku untuk tahun 2019 saja. Sementara, untuk tahun 2020 dan selanjutnya pemerintah kota (Pemkot) Palembang belum bisa memastikannya.

Hal itu diungkapkan oleh, Sekretaris Badan pengelolaan pajak daerah (BPPD) kota Palembang, Iksan Tosni, saat dibincangi, di ruang rapat Parameswara, Setda Palembang, Rabu (17/7).

"Untuk tahun 2020 dan selanjutnya kami belum bisa memastikannya, yang pasti, jangan sampai terjadi gejolak kembali jika ada kebijakan baru. Kalau tahun 2019 kami berikan stimulus pada semua WP, tinggal penyesuaian zona, untuk besarannya 50-80 persen," katanya.

Menurut mantan, Sekretaris dinas sosial (Dinsos) Palembang ini, kenaikan pajak bumi bangunan (PBB) di Metropolis sudah melalui proses dan ketentuan aturan yang berlaku.

"Kita sudah ikuti semua aturan berlaku . Artinya bukan tanpa dasar, jika masyarakat wajib pajak merasa keberatan atas kenaikan silahkan ajukan keberatan dengan mengisi formulir," katanya.

Menyikapi hal itu, Ketua Fraksi Hanura Amanat Bulan Bintang (Habb), Chandra Darmawan mengatakan, kenaikan PBB hanya membebani masyarakat.

Selain itu, katanya, kenaikan itu tidak sesuai PMK Nomor 208 Tahun 2018 tentang pedoman penilaian PBB pedesaan dan perkotaan mengatur, soal mekanisme kenaikan PBB harus melalui beberapa tahapan seperti tertuang dalam pasal 6 yang berbunyi, harus melalui penilaian massal dan penialaian individual dan lainnya.

"Tapi, faktanya BPPD Palembang dalam menaikkan PBB tidak melalui tahapan yang dimaksud dalam PMK Nomor 208 Tahun 2018 tersebut. Mereka (BPPD) hanya mengacu pada penialaian massal saja, tentu hal itu sudah menyalahi aturan," katanya.

Oleh karena itu, ia meminta, Pemkot Palembang segera mungkin untuk mencabut aturan yang sudah dibuat.

"Jangan sampai kenaikan PBB ini menjadi gejolak perkepanjangan," pungkasnya.

    TAGS   :

Komentar Berita