Selasa, 29 Nov 2016 - 23:42:00 WIB - Viewer : 5336
Toshiba luncurkan MOSFET on-resistance rendah terbaru
AMPERA.CO, Tokyo - Salah satu anak perusahaan Toshiba (TOKYO:6502), Toshiba Storage & Device Solutions Company, hari ini mengumumkan penambahan kemasan "TS0P6F" berukuran kecil dengan disipasi berdaya tinggi ke dalam lini MOSFET dengan on-resistance rendah untuk penggunaan pengisian daya saklar beban sirkuit pada perangkat seluler seperti smartphone dan tablet. Sampel produk pertama, MOSFET tunggal P-channel 20V "SSM6J801R", akan mulai dikirim pada hari ini. Sedangkan, produksi massal dijadwalkan akan dimulai pada akhir Desember.
Toshiba telah mengembangkan kemasan TS0P6F berukuran kecil 2.9mm x 2.8mm untuk memenuhi kebutuhan untuk mengisi daya saklar beban sirkuit dan sirkuit LED drive pada perangkat seluler. Meski memiliki ruang pemasangan dan land pattern yang sama dengan kemasan SOT-457 yang sudah ada terlebih dahulu, produk baru ini mampu wujudkan disipasi daya sebesar 1.5W.
Dengan menggunakan TS0P6F, MOSFET on-resistance yang rendah dan berukuran kecil ini akan diluncurkan bersamaan dengan MOSFET SSM6J801R. Sementara itu, Toshiba berencana untuk meluncurkan penambahan produk 2-in-1 dalam waktu dekat.
Tentang Toshiba
Toshiba Corporation, salah satu perusahaan yang masuk di daftar Fortune Global 500, mengintegrasikan berbagai kapabilitas elektronik dan produk dan sistem listrik berkelas dunia ke dalam tiga sektor bisnis: Energi yang lebih aman dan ramah lingkungan, yang mendukung kehidupan manusia sehari-hari; Infrastruktur yang menjaga kualitas hidup manusia; dan Penyimpanan yang mendukung terwujudnya teknologi informasi yang canggih. Dengan mengacu pada prinsip Komitmen Dasar Toshiba Group, "Berkomitmen terhadap orang-orang, berkomitmen terhadap masa depan", Toshiba beroperasi di seluruh dunia dan berkontribusi untuk mewujudkan dunia yang lebih baik untuk generasi yang akan datang.
Didirikan di Tokyo pada 1875, Toshiba saat ini adalah sebuah perusahaan induk yang menaungi lebih dari 550 perusahaan, mempekerjakan 188.000 karyawan di seluruh dunia, dan dengan penjualan tahunan yang mencapai lebih dari 5,6 triliun yen (sekira Rp.50 triliun) (per 31 Maret 2016).



