Kamis, 04 Sep 2025 - 20:40:00 WIB - Viewer : 1900

Aspirasi Mahasiswa Sumsel Resmi Dibawa ke Pusat

Ed : Trie Putra

Ampera.co
Ketua DPRD Sumsel dan mahasiswa diterima pimpinan MPR RI dan DPR RI

AMPERA.CO, Jakarta – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Andie Dinialdie menepati janjinya untuk mengawal aspirasi mahasiswa Sumsel ke tingkat pusat. 

Aspirasi hasil aksi damai yang digelar mahasiswa di Gedung DPRD Sumsel pada Senin (1/9/2025) tersebut disampaikan langsung ke pimpinan MPR RI dan anggota DPR RI dalam pertemuan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Rombongan mahasiswa berasal dari berbagai perguruan tinggi di Sumsel, di antaranya Universitas Sriwijaya (Unsri), Politeknik Sriwijaya (Polsri), Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Universitas PGRI Palembang, Universitas Syakhyakirti Palembang, STIFAR Bhakti Pertiwi, Universitas Indo Global Mandiri, STIE APRIN, STIHPADA Palembang, Poltekkes Kemenkes Palembang, STIKES Siti Khadijah, Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Palembang, STIK Bina Husada Palembang, serta Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) Sumsel.

Mereka diterima langsung oleh Wakil Ketua MPR RI Abracandra Muhammad Akbar dan Lestari Moerdijat. Sejumlah anggota DPR RI juga turut hadir, di antaranya Andre Rosiade, Kawendra Lukistian, Kartika Sandra Desi, dan Ahmad Wazir Noviadi. Hadir pula Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam dan Anggota DPRD Sumsel M. Al Amin.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog terbuka antara mahasiswa Sumsel dan para wakil rakyat. Dalam kesempatan itu, Andie Dinialdie mengapresiasi sikap mahasiswa yang menggelar aksi dengan tertib, damai, dan penuh etika.

"Ini bukti bahwa mahasiswa dan masyarakat Sumsel mampu menunjukkan sikap cinta damai dalam menyampaikan aspirasi. Mereka menjaga kondusivitas tanpa mengorbankan substansi tuntutan,” ujar Andi politisi Partai Golkar ini.

Andie menegaskan, seluruh aspirasi mahasiswa telah disampaikan secara resmi kepada DPR RI agar mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengakui pentingnya suara mahasiswa sebagai representasi nurani rakyat. Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika para wakil rakyat belum sepenuhnya menjawab harapan masyarakat.

“Indonesia adalah milik kita semua. Kami menyadari mungkin banyak kekhilafan, alpa, dan kekurangan dalam menjalankan amanah. Karena itu, momentum ini menjadi saat yang tepat bagi kami untuk melakukan introspeksi,” kata Lestari.

Ia menambahkan, mahasiswa dan generasi muda merupakan pilar penting dalam menjaga keutuhan bangsa. 

"Dialog terbuka seperti ini sangat dibutuhkan agar aspirasi masyarakat benar-benar tersampaikan," tutupnya.