Kamis, 05 Mar 2020 - 23:39:00 WIB - Viewer : 3444
Hasil Seleksi SKD CPNS Diumumkan 22-23 Maret
AMPERA.CO, Jakarta - Pemerintah pusat melalui, Badan Kepegawaian Negara (BKN), segera umumkan hasil,Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2020, pada 22-23 Maret mendatang.
Hal itu diungkapkan, Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Karo Humas) BKN, Paryono, Kamis (6/3/2020).
"Hasil SKD akan diumumkan serentak pada tanggal 22-23 Maret 2020," katanya.
Ia mengatakan, data yang divalidasi oleh BKN selaku pelaksana teknis seleksi CPNS, meliputi jumlah peserta berdasarkan Berita Acara (BA) kehadiran, kesesuaian formasi SSCN dengan penetapan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), kesesuaian ambang batas, kesesuaian nilai P1/TL formasi tahun 2018, BA penyelenggaraan serta panduan SKB.
"Rekonsiliasi data tahap I dilaksanakan untuk 261 dari 521 instansi pusat dan daerah. Sedangkan 260 instansi lainnya akan dilakukan rekonsiliasi datanya pada tahap II tanggal 11-13 Maret mendatang. Hari pertama rekonsiliasi dan validasi data dilakukan untuk 91 instansi pusat dan daerah," ujarnya.
Sambungnya, proses rekonsiliasi data, dilakukan melalui 4 level proses verifikasi dan validasi (verval).
"Level 4 yaitu tim pengolahan mengumpulkan data hasil SKD dari seluruh titik lokasi (tilok) dan akan disinkronisasikan saat rekonsiliasi data berlangsung. Kemudian setelah itu diverifikasi dan divalidasi kesesuaian data dari instansi dengan data yang ada di Sistem Informasi Manajemen Fasilitasi Penyelenggaraan Seleksi (Simflek)," katanya.
Dijelaskannya, pada tahap ini, instansi mencocokkan kesesuaian hasil SKD di lapangan. Selanjutnya pada level 3 akan diverifikasi ulang oleh Kordinator Tim Finalisasi Hasil Seleksi, Pemberkasan, dan Penetapan NIP sebelum ke level 2 yaitu persetujuan Deputi Bidang Mutasi BKN.
"Terakhir, pada level I yakni Kepala BKN mengesahkan dengan digital signature dan hasil rekonsiliasi diserahkan kepada instansi secara online," ujarnya.
Peserta yang lolos ke tahap SKB, lanjut Paryono, yaitu mereka yang nilainya termasuk 3x formasi setelah pemeringkatan.
"Hal ini disesuaikan dengan Permenpan Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2019 dan Permenpan Nomor 24 Tahun 2019 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan CPNS," katanya.
Ditambahkannya, pelaksanaan SKD akan berlangsung hingga 10 Maret mendatang dan secara nasional hasil akan dirapatkan oleh Panselnas.
Setelah itu, target Panselnas dengan diadakannya rekonsiliasi ini adalah zero mistake.
"Panitia juga menyediakan fasilitas crisis center untuk membantu penyelesaian masalah, pertanyaan maupun komplain dari instansi yg terdiri dari BKN, Kementerian PAN RB dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). BPKP selaku Tim Quality Assurance Panselnas mendampingi BKN selama masa rekonsiliasi dan validasi data hasil SKD ini serta memastikan pelaksanaan SKD berjalan sesuai ketentuan," pungkasnya.



