Jumat, 17 Jul 2020 - 09:50:00 WIB - Viewer : 5788

Muswil PAN Sumsel Diambil Alih DPP ?

rep : AT.Putra/Ed:Feri

Umar Halim Sekretaris DPW Sumsel (kiri) , Iskandar (kanan)

AMPERA.CO, Palembang - Musyawarah Wilayah (Muswil) PAN Sumsel terancam batal dilaksanakan pada bulan Juli 2020 ini, dan kemungkinan akan diambil alih oleh dewan pimpinan pusat (DPP) PAN. 

Diketahui, dalam Muswil PAN Sumsel yang diagendakan dilaksanakan Minggu ketiga di bulan Juli itu terdapat dua kubu yang bersebrangan dan belum menemukan kata sepakat. Yakni kubu Ketua DPW Iskandar dan Sekretaris DPW PAN Sumsel Umar H Halim. Padahal DPP PAN sudah memerintahkan kedua kubu untuk rekonsiliasi.

"Di Sumsel ini ada dua kelompok berbeda yakni kelompok H Umar Halim (Sekertaris DPW PAN Sumsel) dan kelompok Iskandar (Ketua DPW PAN Sumsel). DPP PAN tetap senang, karena kedua kelompok itu tetap bertekad untuk memajukan dan membesarkan PAN. Jadi untuk penentuan Muswil akan dibahas secara mendalam. karena Sumsel merupakan salah satu aset terbesar PAN," kataWakil ketua Umum DPP PAN Yandri Susanto, belum lama ini.

Sebelumnya, Ketua DPW PAN Sumsel Iskandar mengkalim, bahwa penyelenggaraan Muswil V PAN Sumsel dilaksanakan pada 18-19 Juli 2020 di Kabupaten OKI.

"Ya, pada Muswil V PAN Sumsel kali ini, Kabupaten OKI sebagai tuan rumah. Rencananya muswil bakal digelar di GOR Perahu Kajang Kayuagung, berlangsung selama 2 hari, yakni pada tanggal 18 hingga 19 Juli 2020," kata, Iskandar, saat dibincangi, usai kegiatan upacara peringatan HUT Bhayangkara di Pemda OKI, Jumat (26/6/2020).

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PAN Sumsel, Yulisman, mengatakan, sesuai arahan DPP PAN, dua kelompok ini disarankan untuk rekonsiliasi atau islah. Namun hingga saat ini belum ada terjalin komunikasi.

"Arahan Ketua Umum bang Zul (Zulkifli Hasan) sudah jelas, tidak ada lagi perpecahan di tubuh PAN, semua harus satu komando" katanya, Kamis (16/7/2020).

Ditambahkannya, sebelum ada petunjuk DPP PAN, semua keputusan tidak bisa diambil sepihak. Termasuk dalam pelaksanaan Muswil PAN Sumsel, Artinya harus mengakomodir semua. Jika tidak akan diambil alih DPP.

"Kalau ditanya apakah kelompok Umar Halim sudah melakukan komunikasi dengan kelompok lainnya, atau sebaliknya, saya tegaskan, pada prinsipnya pihak Pak Umar H Halim dengan tangan terbuka membuka diri siapa saja yang ingin bersama-sama membesarkan partai, apalagi itu kader PAN sendiri, tentu menjadi catatan penting," pungkasnya.

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :