Senin, 10 Agu 2026 - 09:15:00 WIB - Viewer : 140

PASCH dan 29 Sekolah di Indonesia Perpanjang Kemitraan untuk Memperkuat Pendidikan Bahasa Jerman

Redaksi AMPERA.CO

AMPERA.CO, Bogor – Inisiatif “Sekolah: Mitra Menuju Masa Depan“ (PASCH) Goethe-Institut Indonesien memperpanjang kemitraan dengan 29 sekolah di Indonesia melalui penandatanganan nota kesepahaman terbaru pada Kamis, 6 Agustus 2026 di ibis Styles Bogor Raya. Inisiatif ini sudah berjalan sejak tahun 2008 dan secara konsisten membantu memajukan pengajaran bahasa Jerman di sekolah- sekolah, perjumpaan antar budaya, dan perkembangan sebuah komunitas pelajar internasional dari sekolah.

Wakil Direktur Goethe-Institut Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru Ulrike Drissner dan Kepala Sekolah dari 29 sekolah mitra PASCH menandatangani perpanjangan nota kesepahaman ini di sela-sela kegiatan Perkemahan Remaja (Schülercamp) PASCH. Acara penandatanganan turut disaksikan Kepala Bagian Kebudayaan dan Informasi pada Kedutaan Besar Republik Federal Jerman di Jakarta Nina Helbach, serta 58 pelajar dan 29 koordinator PASCH dari ke-29 sekolah mitra.

Sekolah mitra PASCH di Indonesia tersebar di berbagai kota, termasuk di Jakarta, Tangerang Selatan, Tangerang, Bogor, Bandung, Tasikmalaya, Surabaya, Magelang, Yogyakarta, Malang, Denpasar, Mataram, Sorong, Banda Aceh, Aceh Besar, Tapanuli Tengah, Maumere, Ambon, Samarinda, dan Manado.

Nina Helbach menyatakan, “Melalui inisiatif PASCH, kami membangun jembatan antara Jerman dan Indonesia dengan berinvestasi pada generasi muda serta memperkuat hubungan bilateral melalui bahasa dan nilai-nilai yang dianut bersama. MoU ini menegaskan komitmen kuat Jerman dan Indonesia untuk terus mendorong kerja sama di bidang pendidikan dan pertukaran budaya.

Menyaksikan para siswa mempresentasikan gagasan dan wawasan mereka
tentang keberlanjutan pada malam ini menunjukkan semangat serta orientasi masa depan yang menjadi ciri khas jaringan PASCH di Indonesia.”
Ulrike Drissner menyampaikan, “Pembaruan kemitraan ini bukan sekadar
sebuah formalitas. Kemitraan ini merupakan wujud komitmen terhadap kerja sama yang telah kita bangun serta terhadap tujuan-tujuan inisiatif PASCH. 

Melalui penguatan pembelajaran bahasa Jerman, pertukaran lintas budaya, dan penyediaan berbagai peluang pendidikan, kami menciptakan prospek jangka panjang bagi para siswa maupun guru. Pada saat yang sama, kami juga memperkuat pertukaran gagasan secara terbuka serta kerja sama internasional di antara sekolah-sekolah mtra.”

Melalui perpanjangan nota kesepahaman ini, PASCH dan Goethe-Institut
Indonesien berkomitmen menyediakan berbagai layanan, di antaranya
konsultasi bagi kepala sekolah dalam peningkatan pengajaran bahasa Jerman sebagai satu mata pelajaran, konsultasi dan dukungan dalam penyusunan kurikulum untuk pengajaran bahasa Jerman, serta konsultasi mengenai metodologi dan didaktis pengajaran.

Selain itu, PASCH dan Goethe-Institut akan membantu menyediakan materi belajar-mengajar teraktual untuk para pengajar dan pemelajar bahasa Jerman, meningkatan kualifikasi guru bahasa Jerman, termasuk memberikan beasiwa bagi guru-guru bahasa Jerman berprestasi dan siswa-siswi pemelajar bahasa Jerman untuk mengikuti pelatihan, kursus bahasa atau acara-acara lainnya yang akan berlangsung tak hanya di Indonesia, tetapi juga di Jerman.

Dalam kerangka kemitraan ini, sekolah mitra PASCH berkesempatan mengikuti ujian berstandar internasional dari Goethe-Institut dan memperoleh dukungan dalam upaya sekolah untuk membangun komunikasi dengan Sekolah Mitra Jerman.

Perkemahan Remaja (Schülercamp) PASCH

Sebanyak 58 siswa-siswa dari sekolah mitra PASCH berkumpul di Bogor pada 3-6 Agustus 2026 untuk mengikuti Perkemahan Remaja (Schülercamp) dengan tema “Pangan, Konsumsi, dan Tanggung Jawab”. Para pelajar tersebut mengikuti beragam kegiatan, lokakarya, dan pembelajaran bahasa Jerman.

Sejumlah isu yang dibahas adalah tentang ekonomi sirkular, perilaku konsumen terhadap pangan, serta pencegahan permasalahan iklim, yang berlangsung di sejumlah lokasi di Bogor, salah satunya di IPB University.
Selama lokakarya bersama Veritas Edukasi Lingkungan bersama Benedict
Wermter selaku Direktur Yayasan Veritas Edukasi Lingkungan, yang juga
dikenal di Instagram sebagai @bulesampah, para siswa mengumpulkan sampah dan melakukan aksi bersih-bersih di Alun-Alun Kota Bogor.

Pada kesempatan yang sama, sebanyak 29 koordinator PASCH memperdalam sejumlah pengetahuan di antaranya mengenai tema keberlanjutan dalam pembelajaran bahasa Jerman serta pengenalan budaya dan kehidupan di negara-negara berbahasa Jerman bersama pakar-pakar internasional.

PASCH adalah prakarsa dari Kementerian Luar Negeri Jerman, bekerja sama dengan Badan Pusat Pendidikan Luar Negeri (ZfA), Goethe-Institut, Dinas Pertukaran Akademis Jerman (DAAD) dan Dinas Pertukaran Pedagogis (PAD) dari Sekretariat Konferensi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Federal Jerman.

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :

  • pendidikan