Selasa, 13 Feb 2018 - 23:55:00 WIB - Viewer : 4760
Pilkada Palembang, Makna Nomor Urut Menurut 4 Paslon
AMPERA.CO
AMPERA.CO, Palembang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang telah menetapkan nomor urut pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota. Nomor urut yang keluar dimaknai berbeda oleh, empat calon Walikota Palembang.
Misalnya, paslon Harnojoyo-Fitrianti Agustinda yang mendapat nomor urut 1.
Menurut Harnojoyo, nomor 1 merupakan simbol menjalankan program yang dicanangkan untuk mewujudkan Palembang EMAS Darussalam.
Sejak lama, ia berharap mendapatkan nomor urut 1 yang juga bermakna dalam Al-quran sebagai keyakinan dan keikhlasan
"Nomor urut 1 merupakan nomor utama dan paling utama. Berdasarkan maknanya jika dilihat dari sisi agama, adalah keyakinan dan keikhlasan (QS. Surat Al-Ikhlas). Istiqomah itu satu jalan, awalmnya kemulian, pertengahannya keselamatan dan akhirnya adalah syurga Darussalam menanti kita," katanya, Selasa (13/2).
Ia berharap, mendapat doa dan restu dari semua pihak, khususnya orang tua dan seluruh masyarakat kota Palembang, untuk kembali maju sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota periode 2018-2023 bersama Fitrianti Agustinda.
"InsyaAllah, dengan dukungan, doa dan restu dari semua pihak, maka kami siap kembali melanjutkan program Palembang EMAS Darussalam 2018-2023," katanya.
Sementara itu, paslon Sarimuda-Abdul Rozak mendapatkan nomor dua yang dimaknai sebagai angka keberuntungan karena dua pasangan memiliki latar belakang pendidikan sebagai insinyur (Ir).
"Salam dua Insinyur, ayo kita Rebut kembali. Dua Insinyur siap untuk membawa Kota Palembang lebih baik. Alhamdulillah saya dan Cek Rozak yakin bahwa nomor dua ini pemberian dari Allah SWT. Kami yakin dapat merebut kemengan dan siap untuk membawa Palembang untuk lebih baik," katanya.
Diakuinya, sebelum ke KPU, ia sholat kemudian meminta agar mendapatkan kemudahan dari Allah dan minta nomor dua atau tiga.
"Alhamdulillah dikabulkan Allah, kami dapat nomor dua. Semoga doa kami untuk memimpin kota Palembang juga diijabah Allah," ujarnya.
Paslon Muhammad Akbar Alfaro-Hernoe Roesprijadji mendapat nomor urut 3. Menurut Akbar, angka 3 sebagai sebuah keberuntungan dan sudah sesuai prediksi sebelumnya.
"Nomor 3 itu keberuntungan, sesuai prediksi kami. Dari filosofi ulama Islam itu sangat baik, dari segi politik keberkahan, pertanda kemenangan kami," katanya.
Dengan telah mendapatkan nomor urut, maka sesegera mungkin paslon perseorangan itu akan melakukan sosialisasi. Sehingga masyarakat langsung mengetahui siapa paslon dengan nomor urut 3.
"Yang pasti jika memang, kemenangan kami merupakan kemenangan rakyat. Karena kami ini koalisi rakyat dan kemenangan juga milik rakyat,"katanya.
Kemudian paslon Mularis Djahri- Syaidina Ali mendapat nomor 4. Bagi Mularis, nomor 4 paling tepat sebagai angka kesempurnaan, sekaligus akan membawa kemenangan bagi pasangan MUSI di Pilkada Palembang 2018.
"Nomor 1 itu nggak pas. nomor 2 kurang cocok dan nomor 3 idak akor. Yang paling tepat itu nomor 4. Siapa cepat dia dapat, pilih Nomor 4," ujarnya.
Ditambahkannya, pihaknya akan segera mensosialisasikan nomor 4, terutama saat memasuki massa kampanye. Ia juga mengajak seluruh calon untuk melakukan politik santun.
"Jangan sampai ada tim kita saling menyingung calon lain. Itu tidak baik. Mari kita memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat, karena masyarakat adalah pemilih," pungkasnya.



