Selasa, 14 Mar 2017 - 19:09:00 WIB - Viewer : 6160
Tiga Kali Membolos Akan Dipecat
35 Pejabat Pemkot Palembang Dihukum Bersihkan Jalan
AMPERA.CO
AMPERA.CO, Palembang - Tidak patuhi intruksi Walikota Palembang untuk ikuti kebersihan atau gotong royong di Metropolis. Sebanyak 35 pejabat eselon II, III dan IV dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dapat hukuman membersihkan trotoar di Jalan Jenderal Sudirman, sebagai sangsi tegas.
Berdasarkan pantauan, Selasa (14/3) sekitar pukul 07.00 WIB. Usai melaksanakan solat Subuh di Masjid Ar Rahman, Kelurahan Srijaya Kecamatan Alang-alang Lebar (AAL), Walikota Palembang Harnojoyo, mengumpulkan pejabat yang membolos saat giat kebersihan Minggu (12/3) lalu.
Politisi Partai Demokrat itu tidak main-main dalam melaksanakan kegiatan kebersihan di ibu kota Sumsel. Seperti yang tertuang dalam surat keputusan (SK) Walikota Palembang Nomor 38/KPTS/I/2017 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Gotong Royong.
Dimana staf wajib mengikuti kegiatan gotong royong di wilayah tempat tinggal masing-masing. Pejabat yang mangkir dalam setiap kegiatan akan diberi sanksi.
"Bagaimana kita mau mencontohkan hidup bersih kepada masyarakat. Sementara pejabatnya malas-malasan. Sangsi membersihkan trotoar Jalan Jenderal Sudirman ini merupakan bentuk sangsi pertama, jika mereka membolos sampai 3 kali. Saya akan langsung copot jabatannya,"tegasnya.
Harnojoyo meminta, adanya sangsi tersebut dapat dijadikan pelajaran bagi para pejabat Pemkot Palembang benar-benar menjiwai gotong royong,
"Gotong royong ini sudah menjadi identitas kita. Jadi saya harap semua pejabat Pemkot Palembang harus menjadi garda terdepan untuk menggerakkan gotong royong di wilayah yang sudah ditentukan masing-masing,"imbuhnya.
Dijelaskannya, setiap hari Minggu ia akan langsung mengontrol aktivitas gotong royong di Kelurahan maupun Kecamatan.
"Kalau selama ini saya terjun bersama masyarakat. Kedepan saya ingin mengontrol langsung aktivitas gotong royong di kelurahan, saya akan keliling dan memantau langsung, jangan sampai kejadian sperti Minggu lalu, tetulang lagi ada pejabat yang tidak hadir tanpa keterangan yang jelas"pungkasnya.



